Dampak Positif bagi Perekonomian Indonesia
Pabrik New Ethylene Lotte Chemical diharapkan mampu menciptakan nilai ekonomi sekitar USD 2 miliar per tahun. Sebanyak 70% produksi akan dipasarkan di dalam negeri sebagai substitusi impor produk petrokimia, sementara 30% sisanya akan diekspor.
"Dengan pabrik ini kita tidak lagi mengimpor secara besar-besaran. Total nilai revenue-nya mencapai USD 2 miliar per tahun, dengan USD 1,4-1,5 miliar dari penjualan domestik," jelas Bahlil.
Kemandirian Energi dan Bahan Baku
Proyek ini menggunakan bahan baku LPG sebanyak 1,2 juta ton dan nafta sekitar 2 juta ton. Keberadaan pabrik ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor bahan baku petrokimia dan meningkatkan tingkat kemandirian nasional hingga 67%.
Integrasi dan Masa Depan Industri Petrokimia Indonesia
Fasilitas ini akan mulai beroperasi secara komersial pada Oktober 2025 dan terintegrasi dengan pabrik polietilena (PE) berkapasitas 450 ribu ton yang telah beroperasi sebelumnya. Integrasi ini diharapkan mampu meningkatkan efisiensi rantai produksi secara signifikan.
Chairman LOTTE Group Shin Dong-bin menyatakan proyek ini merupakan simbol kemitraan kuat antara Korea Selatan dan Indonesia, sekaligus landasan penting bagi penguatan industri petrokimia nasional dan daya saing Indonesia di kancah global.
Artikel Terkait
Puncak Arus Balik Lebaran, Pertamina Siagakan Ribuan SPBU dan Layanan Darurat
Multivision Plus Gelar Rights Issue Rp280 Miliar untuk Ekspansi Bioskop dan Produksi
ABM Investama Fokus Optimalisasi Dua Tambang Andalan di Aceh dan Kalteng
Kemenhub Siaga Penuh Antisipasi Puncak Arus Balik 28-29 Maret 2026