Prediksi IHSG: Mengawali Pekan dengan Koreksi, Ini Level dan Saham yang Diperhatikan
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diproyeksikan akan mengalami tekanan jual dan bergerak terkoreksi pada perdagangan Senin. Prediksi ini muncul setelah IHSG ditutup melemah tipis 0,03 persen ke level 8.271,72 pada sesi Jumat lalu.
Analisis Teknikal dan Sinyal Koreksi
Analis dari Phintraco Sekuritas mengungkapkan, meski sempat mencetak level intraday tertinggi baru di 8.351,059, IHSG menunjukkan tanda-tanda kelelahan. Secara teknikal, indeks membentuk pola candlestick shooting star, yang sering diinterpretasikan sebagai sinyal potensi pembalikan arah atau koreksi. Indikator Stochastic RSI juga berpotensi membentuk Death Cross di area pivot, menguatkan sinyal pelemahan.
Berdasarkan analisis tersebut, Phintraco Sekuritas memproyeksikan IHSG berpotensi menguji level support di kisaran 8.250 hingga 8.200 di awal pekan ini.
Faktor Fundamental yang Memengaruhi Pasar
Selain faktor teknikal, sejumlah agenda global dan domestik akan menjadi fokus perhatian pelaku pasar sepanjang minggu ini:
- Rapat The Fed: Pertemuan The Federal Reserve pada 29 Oktober menjadi sorotan utama. Konsensus pasar memprediksi penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin menjadi 4 persen.
- Pertemuan Trump dan Xi: Pertemuan bilateral antara Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping di Korea Selatan pada Kamis (30/10) juga akan dicermati dampaknya terhadap sentimen pasar global.
- Laporan Keuangan: Pasar akan memantau musim laporan keuangan emiten untuk periode kuartal III-2025 serta prospek perbaikan ekonomi domestik di kuartal IV-2025.
Rekomendasi Saham Pilihan dari Analis
Meski dalam tekanan, peluang trading tetap terbuka. Berikut rekomendasi saham yang bisa diperhatikan:
Rekomendasi dari Phintraco Sekuritas: RAJA, JSMR, PNLF, INTP, AUTO, dan ESSA.
Rekomendasi dari MNC Sekuritas: BBTN, BSDE, ESSA, dan MEDC.
Pandangan Alternatif dari MNC Sekuritas
Analis MNC Sekuritas memiliki pandangan senada. Mereka melihat pelemahan IHSG pada Jumat disertai dengan tekanan jual yang signifikan. MNC Sekuritas memperkirakan IHSG akan membentuk bagian dari wave (ii) dan berpotensi terkoreksi lebih dalam untuk menguji rentang support yang lebih rendah, yaitu 8.044-8.233.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya didasarkan pada pertimbangan dan keputusan pembaca. Berita ini bukan merupakan ajakan untuk membeli, menahan, atau menjual produk investasi tertentu.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020