Kinerja Kuartal III 2025: AKR Corporindo (AKRA) Catat Laba Bersih Rp1,65 Triliun
PT AKR Corporindo Tbk (AKRA) membukukan kinerja keuangan yang solid pada kuartal III tahun 2025. Perusahaan melaporkan laba bersih mencapai Rp1,65 triliun, tumbuh 19 persen secara year-on-year (yoy). Pendapatan perseroan juga menunjukkan tren positif dengan mencapai Rp32,39 triliun, naik 13 persen dari periode yang sama tahun sebelumnya yang sebesar Rp28,61 triliun.
Faktor Pendukung Kinerja Positif AKRA
Presiden Direktur AKR Corporindo, Haryanto Adiekoesoemo, menyatakan bahwa pencapaian ini didorong oleh model bisnis yang tangguh, infrastruktur terintegrasi, diversifikasi strategis, dan disiplin keuangan yang ketat. Salah satu pendorong utama kinerja AKRA adalah peningkatan signifikan pendapatan berulang dari kawasan Java Integrated Industrial and Port Estate (JIIPE).
Segmen kawasan industri AKRA mencatat pendapatan sebesar Rp1,26 triliun, didorong oleh lonjakan pendapatan utilitas sebesar 199 persen, disertai dengan monetisasi lahan dan pendapatan sewa yang stabil. Fokus industri di JIIPE saat ini adalah pada pengolahan tembaga, bahan kimia, dan energi terbarukan.
Kontribusi Segmen Bisnis AKR Corporindo
Segmen perdagangan dan distribusi tetap menjadi kontributor utama terhadap laba bruto perusahaan sebesar Rp2,06 triliun. Kinerja ini menunjukkan ketahanan di tengah tekanan ekonomi dan volatilitas harga komoditas global, khususnya di sektor pertambangan. Strategi perusahaan yang didukung infrastruktur logistik kuat dan pengelolaan modal kerja yang efisien terus mendukung pertumbuhan stabil segmen ini.
Rincian Kinerja Keuangan AKRA Kuartal III-2025
- Laba Neto: Rp1,65 triliun
- EBITDA: Rp2,47 triliun
- Pendapatan: Rp32,39 triliun
- Laba Bruto: Rp2,76 triliun
- Pendapatan Utilitas: Rp526 miliar (naik 199% yoy)
- Laba Operasional: Rp2,05 triliun
- Net Gearing Ratio: -0,08x
- ROE: 20 persen; ROA: 7 persen
Total aset perusahaan hingga akhir September 2025 mencapai Rp33,72 triliun dengan ekuitas sebesar Rp14,56 triliun.
Strategi dan Prospek Ke Depan
Ke depan, AKR fokus pada optimalisasi segmen perdagangan dan distribusi dengan prioritas ekspansi ke wilayah Indonesia Timur serta penguatan jaringan Business-to-Consumer (B2C). Perusahaan juga optimistis dengan semakin kuatnya iklim investasi di Indonesia yang akan mendorong peningkatan penjualan lahan di Kawasan Ekonomi Khusus JIIPE, yang pada akhirnya akan memperkuat pertumbuhan pendapatan utilitas berulang.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020