Antrean BBM di Medan Mulai Terurai, Pasokan Ditingkatkan 120-125 Persen

- Sabtu, 18 Juli 2026 | 14:06 WIB
Antrean BBM di Medan Mulai Terurai, Pasokan Ditingkatkan 120-125 Persen

Antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU di Kota Medan dan sekitarnya mulai terurai setelah Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara meningkatkan pasokan BBM hingga 120-125 persen dari kondisi normal. Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) terus mengawal percepatan normalisasi distribusi yang mulai menunjukkan hasil.

Kepala BPH Migas Wahyudi Anas mengatakan stok BBM di Sumatera Utara saat ini aman. Pasokan diperkuat setelah dua kapal menyelesaikan bongkar muat solar dan Pertalite. "Sehingga dengan rutinitas masyarakat sehari-hari, insyaallah sudah dapat mengurai antrean di SPBU yang tersebar di wilayah Sumatera Utara ini," ujarnya saat meninjau Fuel Terminal Medan Group.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut meningkatkan kapasitas armada mobil tangki beserta awaknya sekitar 35 persen, mengoptimalkan alih suplai dari Fuel Terminal Siantar, Kisaran, dan Integrated Terminal Lhokseumawe, serta memaksimalkan penerimaan dan penyaluran melalui Terminal BBM Medan Group di Labuhan Deli. Rata-rata penyaluran ke SPBU sejak 14 hingga 16 Juli 2026 mencapai lebih dari 6.000 kiloliter per hari.

Berdasarkan pemantauan BPH Migas bersama Pertamina Patra Niaga pada Jumat sore, antrean di sebagian besar SPBU Medan hanya tersisa dua hingga tiga kendaraan. "Hampir mendekati tidak ada antrean. Kita akan terus melakukan pemantauan untuk mempercepat pemulihan distribusi BBM di Sumatera Utara agar kembali normal," kata Wahyudi.

Anggota Komite BPH Migas Fathul Nugroho menegaskan persoalan distribusi bukan disebabkan keterbatasan kuota. Realisasi penyaluran solar dan Pertalite di Sumatera Utara masih di bawah rata-rata nasional. "Artinya tidak ada kendala dari sisi kuota yang telah ditetapkan," ujarnya. Ia menilai evaluasi perlu difokuskan pada aspek distribusi, termasuk penguatan sistem peringatan dini dan pemantauan armada secara menyeluruh.

Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sunardi mengatakan seluruh operasional Fuel Terminal Medan Group berjalan kondusif dan dioptimalkan selama 24 jam. "Mudah-mudahan peningkatan penyaluran ini dapat menjadi tambahan stok di SPBU sehingga mampu mengurai antrean yang masih terjadi," ujarnya.

Perbaikan mulai dirasakan masyarakat. Samsuri (60), pengemudi ojek daring, mengaku proses pengisian BBM kini jauh lebih lancar. "Sekarang sudah mantap dan sudah lancar. Saya merasakannya langsung," ungkapnya. Hasbi (23), pengemudi truk, juga merasakan waktu tunggu yang lebih singkat. "Terima kasih kepada pemerintah. BBM di Sumatera Utara sekarang sudah lancar," katanya.

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut akan terus memperkuat koordinasi dengan BPH Migas, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum untuk memastikan normalisasi distribusi berjalan optimal.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags