Batulicin Nusantara Maritim Garap Bisnis Kapal Penumpang, Siapkan Rute Wisata Indonesia Timur

- Kamis, 16 Juli 2026 | 08:50 WIB
Batulicin Nusantara Maritim Garap Bisnis Kapal Penumpang, Siapkan Rute Wisata Indonesia Timur

PT Batulicin Nusantara Maritim Tbk (BESS) bersiap memasuki bisnis angkutan laut penumpang. Langkah ini diambil seiring pembangunan satu unit kapal Phinisi GT540 yang direncanakan beroperasi pada 2027.

Perseroan akan menambah bidang usaha Angkutan Laut Dalam Negeri Liner dan Tramper untuk Penumpang (KBLI 50111). Penambahan ini diungkapkan dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia, Rabu (15/7/2026). Kapal Phinisi tersebut akan melayani sejumlah rute wisata dan transportasi laut di kawasan Indonesia Timur.

Rute yang disiapkan meliputi Raja Ampat, Taman Nasional Cendrawasih, Ambon-Raja Ampat, Ambon-Taman Nasional Cendrawasih, serta Maumere-Ambon. Dengan tambahan armada ini, BESS memproyeksikan pendapatan meningkat sekitar 5 persen per tahun. Secara kumulatif, kontribusi pendapatan diperkirakan mencapai Rp142,72 miliar selama periode 2027-2031 atau rata-rata Rp28,54 miliar per tahun.

Selain menambah lini usaha, perseroan juga akan menyesuaikan kegiatan usaha utama. BESS mengubah bidang usaha dari Angkutan Laut Perairan Pelabuhan Dalam Negeri untuk Barang (KBLI 50132) menjadi Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Umum (KBLI 50121) dan Angkutan Laut Dalam Negeri untuk Barang Khusus (KBLI 50122).

Manajemen menegaskan perubahan ini tidak akan memengaruhi operasional utama. Aktivitas bongkar muat di pelabuhan, pelayaran antarpelabuhan, hingga layanan transshipment untuk batu bara dan nikel tetap berjalan seperti biasa. Penyesuaian dilakukan agar ruang lingkup usaha lebih selaras dengan operasional yang telah dijalankan sekaligus membuka peluang pengembangan bisnis.

Rencana penambahan dan penyesuaian bidang usaha akan dimintakan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada 21 Agustus 2026.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags