JAKARTA, suaramerdeka-jakarta.com - Sebagai bukti komitmen terhadap inovasi dan pelayanan perbankan yang berorientasi pada pelanggan, Bank Saqu, layanan perbankan digital dari PT Bank Jasa Jakarta, dengan bangga mengumumkan pencapaian gemilang di penghujung tahun 2023, yaitu lebih dari 100.000 nasabah bergabung dalam waktu kurang dari satu bulan sejak diluncurkan. Keberhasilan ini dapat diatribusikan pada sejumlah faktor yang membedakan Bank Saqu di industri perbankan.
Selain SEMASAQU-pasar kreatif untuk merek lokal karya para solopreneur– yang memberikan kontribusi positif pada jumlah pertumbuhan nasabah, pencapaian ini juga diperoleh karena upaya pendekatan inovatif Bank Saqu, yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan unik para solopreneur yang menginginkan layanan keuangan yang mudah, aman dan juga menyenangkan. Ini menunjukkan peran Bank Saqu dalam mendukung para pelaku bisnis kecil dan juga masyarakat yang memiliki jiwa solopreneur.
Bank Saqu menyasar generasi muda, terutama para solopreneur di Indonesia, mencakup pemilik usaha kecil, pekerja lepas, dan karyawan tetap dengan pekerjaan tambahan. Segmen ini secara proaktif mencari cara untuk bertumbuh, menabung lebih banyak, berinvestasi lebih banyak, atau bahkan mengambil pinjaman untuk upaya produktif, guna mencapai lebih banyak hal positif di masa depan.
Baca Juga: Gibranomics: Manifesto Ekonomi Gibran Rakabuming Raka
Melihat data jumlah pengguna Bank Saqu, sebanyak 70% merupakan masyarakat yang memiliki pekerjaan sebagai solopreneur. Hal ini menunjukkan bahwa kehadiran Bank Saqu mendapatkan antusiasme dalam memberikan dukungan bagi para solopreneur dalam memanfaatkan layanan perbankan digital.
Jumlah tersebut turut mencerminkan adaptabilitas Bank Saqu dalam memenuhi kebutuhan beragam nasabah, termasuk mereka yang bergerak dalam sektor solopreneur. Dengan demikian, Bank Saqu tidak hanya menjadi pilihan praktis bagi masyarakat umum, tetapi juga memberikan solusi terkini bagi para pelaku usaha mandiri.
Leo Koesmanto, Presiden Direktur Bank Jasa Jakarta mengatakan, ”Kami sangat bangga melihat respons positif dari masyarakat dan pertumbuhan signifikan akan jumlah nasabah dalam waktu singkat. Terima kasih kepada seluruh nasabah awal (early adopters) kami dan masyarakat Indonesia dengan semangat solopreneur yang telah percaya dan memilih Bank Saqu sebagai layanan keuangan mereka.
Artikel Terkait
Laba Bersih ABM Investama Anjlok 51% di Tengah Tekanan Harga Batu Bara
Pendapatan Trimegah Sekuritas Melonjak 85% Jadi Rp1,68 Triliun pada 2025
BREN Pacu Kapasitas Panas Bumi, Targetkan Lampaui 1 GW pada 2026
CP Prima Catat Laba Bersih Rp424 Miliar, Naik 32% pada 2025