Bank Mandiri Bantu Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Program Ayam Petelur di Kendal

- Sabtu, 04 Juli 2026 | 16:12 WIB
Bank Mandiri Bantu Pengentasan Kemiskinan Ekstrem Lewat Program Ayam Petelur di Kendal

Bank Mandiri menyalurkan bantuan mesin tetas telur dan perlengkapan peternakan kepada Koperasi Pemasaran Widuri Karya Nusantara di Desa Wonosari, Kabupaten Kendal, Jawa Tengah. Bantuan ini merupakan bagian dari program nasional Miskin Ekstrem Pasti Kerja 'Emak-Emak Jadi Pengusaha' yang digagas Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat.

Corporate Secretary Bank Mandiri, Adhika Vista, mengatakan program ini dirancang untuk memperkuat usaha produktif berbasis kawasan melalui budidaya Ayam Elba sebagai ayam petelur lokal. Model bisnisnya mengintegrasikan seluruh rantai nilai, mulai dari penetasan bibit, pembesaran ayam, produksi telur, hingga distribusi dan pemasaran.

"Melalui program ini, kami ingin menghadirkan akselerasi yang bertumbuh bagi ekonomi keluarga sekaligus membangun fondasi usaha yang berkelanjutan di tingkat desa," ujar Adhika dalam keterangan resmi, Jumat (3/7).

Program ini menyasar perempuan produktif usia 18-45 tahun dari keluarga penerima bantuan sosial desil 1 hingga 4 di Desa Wonosari. Mereka menjadi pelaku utama usaha pembesaran ayam petelur yang diharapkan mampu menjadi sumber pendapatan baru bagi keluarga.

Fokus Pemberdayaan Perempuan

Adhika menekankan pemberdayaan perempuan menjadi fokus utama karena perempuan memiliki peran strategis sebagai penggerak ekonomi rumah tangga. Namun, masih banyak yang menghadapi keterbatasan akses terhadap modal, pelatihan, dan peluang usaha produktif.

Sinergi ekosistem layanan melibatkan koperasi sebagai offtaker kawasan untuk memastikan keberlanjutan usaha. Koperasi Widuri akan mengumpulkan hasil produksi dan mendistribusikan telur dengan mekanisme harga yang adil dan stabil, sehingga memberikan kepastian pasar bagi para pelaku usaha.

Inisiatif ini juga merespons meningkatnya kebutuhan masyarakat akan sumber protein hewani berkualitas sekaligus memperkuat ketahanan pangan lokal. Dengan kemampuan produksi bibit secara mandiri melalui mesin tetas telur, masyarakat setempat diharapkan mampu menciptakan rantai pasok yang lebih efisien dan berdaya saing.

"Keunggulan yang berkelanjutan tidak hanya tercermin dari keberhasilan usaha yang tumbuh, tetapi juga dari kemampuan masyarakat untuk mandiri dan menciptakan dampak ekonomi yang terus berkembang. Kami berharap program ini dapat menjadi model pemberdayaan yang dapat direplikasi di berbagai daerah," tambah Adhika.

Ke depan, program budidaya Ayam Elba ini diharapkan meningkatkan pendapatan keluarga penerima manfaat, menciptakan lapangan usaha produktif berbasis rumah tangga, mengurangi ketergantungan terhadap bantuan sosial, serta berkontribusi pada penyediaan pasokan telur bergizi bagi masyarakat.

Bank Mandiri berkomitmen mendukung pembangunan ekonomi inklusif dan berkelanjutan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) yang memberikan nilai tumbuh kepada masyarakat. Sebagai bagian dari Danantara Indonesia, bank ini terus memperkuat perannya dalam mendorong perekonomian kerakyatan dan menciptakan dampak sosial berkelanjutan di berbagai daerah.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags