PT Barito Pacific Tbk (BRPT) mengalokasikan dividen tunai final sebesar USD8,5 juta kepada pemegang saham dari laba bersih tahun buku 2025. Jumlah itu setara dengan 1,7 persen dari total laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar USD489,81 juta.
Keputusan tersebut diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Jakarta, Kamis (25/6/2026). "Sebesar USD8,5 juta atau setara dengan 1,7 persen akan dibayarkan sebagai dividen tunai kepada pemegang saham perseroan," ujar manajemen BRPT dalam RUPST.
Selain dividen, pemegang saham juga menyetujui penyisihan dana cadangan sebesar USD1 juta atau 0,2 persen dari laba bersih. Sementara itu, sisa laba sebesar USD480,3 juta atau sekitar 98,1 persen ditetapkan sebagai laba ditahan. "Sisa USD480,3 juta atau setara dengan 98,1 persen akan dicatat sebagai laba ditahan untuk membiayai kegiatan usaha perseroan dan entitas anak," kata manajemen.
RUPST juga memberikan kuasa penuh kepada direksi untuk menetapkan jadwal dan tata cara pembagian dividen sesuai peraturan yang berlaku.
Sepanjang 2025, emiten milik konglomerat Prajogo Pangestu ini mencetak kinerja yang melesat. Laba bersih BRPT melonjak 767,3 persen menjadi USD489,81 juta dibandingkan tahun sebelumnya yang sebesar USD56,48 juta. Pendapatan juga meningkat signifikan 219,7 persen menjadi USD7,63 miliar dari USD2,39 miliar.
Artikel Terkait
Pemerintah Targetkan Elektrifikasi KRL Green Line Rampung 2027
BPS Resmikan Sensus Ekonomi 2026 di Jambi dan Bengkulu, Libatkan Ribuan Petugas
PAM Mineral Suntik Rp350 Miliar ke Tambang Nikel Morowali
MAP Group Siapkan Capex Rp2 Triliun untuk Ekspansi 600 Gerai Baru di 2026