IHSG Anjlok 1,18%, Investor Asing Lepas Saham Rp 1,18 Triliun

- Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:48 WIB
IHSG Anjlok 1,18%, Investor Asing Lepas Saham Rp 1,18 Triliun

Tekanan jual investor asing kembali mendominasi pasar saham domestik. Sepanjang sesi pertama perdagangan hari ini, aksi jual bersih asing tercatat mencapai Rp 1,18 triliun di seluruh pasar, seiring dengan anjloknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hingga 1,18% ke level 6.298,34.

Berdasarkan data Stockbit Sekuritas, nilai transaksi yang terjadi mencapai Rp 7,81 triliun dengan volume 17,51 miliar lembar saham dan frekuensi 1,19 juta kali. Adapun total transaksi beli asing tercatat Rp 1,78 triliun, sementara transaksi jual asing mencapai Rp 2,96 triliun, menghasilkan net foreign sell sebesar Rp 1,18 triliun.

Tekanan jual ini terjadi setelah Morgan Stanley Capital International (MSCI) merilis hasil review Agustus 2026 yang mengeluarkan sembilan saham dari indeks small cap dan dua saham dari indeks global standard.

Top Net Foreign Sell Sesi I

Saham PT Dian Swastatika Sentosa (DSSA) menjadi yang paling banyak dilepas asing dengan nilai jual bersih Rp 147,57 miliar dan volume 150,25 juta saham. Menyusul TPIA dengan Rp 118,39 miliar, BRPT Rp 82,00 miliar, CUAN Rp 79,16 miliar, dan PTRO Rp 64,41 miliar.

Di posisi enam hingga sepuluh besar, BRMS dilepas asing senilai Rp 54,89 miliar, BMRI Rp 43,94 miliar, DEWA Rp 41,57 miliar, ISAT Rp 36,49 miliar, dan BUMI Rp 35,74 miliar dengan volume jual terbesar di jajaran ini, yakni 195,61 juta saham.

Saham-saham lain yang turut masuk daftar jual asing antara lain ENRG (-Rp 33,97 miliar), BBRI (-Rp 33,92 miliar), ASII (-Rp 30,48 miliar), TINS (-Rp 28,95 miliar), MBMA (-Rp 22,88 miliar), AMMN (-Rp 21,19 miliar), AADI (-Rp 16,74 miliar), UNTR (-Rp 15,79 miliar), BIPI (-Rp 14,55 miliar), dan BNBR (-Rp 12,50 miliar).

Top Net Foreign Buy Sesi I

Di tengah aksi jual, sejumlah saham justru menjadi incaran asing. Saham BBNI memimpin daftar beli asing dengan nilai Rp 11,08 miliar dan volume 3,08 juta saham. Disusul GGRM Rp 8,61 miliar, EMAS Rp 6,58 miliar, ERAA Rp 5,41 miliar, dan PSAB Rp 3,01 miliar.

Posisi enam hingga sepuluh diisi oleh BBTN dengan nilai beli Rp 1,74 miliar, KLBF Rp 1,56 miliar, SRTG Rp 1,52 miliar, EXCL Rp 1,26 miliar, dan MGLV Rp 1,15 miliar.

Saham lain yang juga diborong asing di sesi I meliputi AKRA (Rp 1,15 miliar), NSSS (Rp 1,05 miliar), PRDA (Rp 1,01 miliar), BEEF (Rp 956,41 juta), MTEL (Rp 842,15 juta), DMAS (Rp 823,33 juta), ICBP (Rp 707,42 juta), INDO (Rp 593,69 juta), WMUU (Rp 587,20 juta), dan OASA (Rp 498,87 juta).

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terpopuler