IDXChannel – PT Dyandra Media International Tbk (DYAN) membukukan laba bersih sebesar Rp31 miliar pada kuartal pertama tahun 2026. Angka ini melonjak 59 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya Rp19,6 miliar. Cukup signifikan, bukan? Menurut Direktur Utama DYAN, Daswar Marpaung, pencapaian ini bukan sekadar keberuntungan. Manajemen, katanya, tidak cuma fokus pada ekspansi pasar MICE, tapi juga memperkuat fundamental perusahaan. “Kami secara efektif menjaga profitabilitas tetap solid di tengah fluktuasi pasar,” ujarnya dalam keterbukaan informasi di BEI, Rabu (29/4/2026). Di sisi lain, pendapatan perseroan ikut tumbuh 9 persen menjadi Rp410,6 miliar. Segmen bisnis Event/Exhibition Organizer masih jadi tulang punggung menyumbang Rp377,7 miliar atau sekitar 91 persen dari total pendapatan. Sisanya? Segmen Venue Owned & Exhibition Hall meraih Rp16,5 miliar (4 persen), Hotel Rp11,6 miliar (3 persen), dan Supporting Event Rp7,4 miliar (2 persen). Yang menarik, beban usaha alias opex justru turun 6 persen. Alhasil, laba operasi melesat 55 persen menjadi Rp44,8 miliar dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Efisiensi yang lumayan, ya. Daswar menambahkan, prospek industri MICE di kuartal II tetap cerah. Menurutnya, aktivitas pameran, konferensi, dan event korporasi makin bergairah didorong ekspansi dunia usaha dan tingginya kebutuhan promosi lintas sektor. “Momentum pertumbuhan konsumsi domestik, libur pertengahan tahun, dan minat terhadap event skala nasional hingga internasional juga bakal mendukung permintaan layanan MICE,” jelasnya. Perseroan, lanjut dia, terus mencari peluang baru di industri ini. Mulai dari memperkuat portofolio event, meningkatkan kualitas layanan, hingga memanfaatkan sinergi antar unit bisnis. “Kami ingin menangkap peluang pertumbuhan secara optimal dan berkelanjutan,” tutup Daswar. (DESI ANGRIANI)
Artikel Terkait
Laba Bersih Prodia Melonjak 150 Persen di Kuartal I-2026, Ditopang Permintaan Tes Diagnostik
IHSG Ditutup Menguat 0,41 Persen ke 7.101, Sektor Non-Siklikal Pimpin Kenaikan
UEA Resmi Keluar dari OPEC dan OPEC+ per 1 Mei 2026, Target Produksi Capai 5 Juta Barel per Hari
Global Mediacom Targetkan Dana Rp800 Miliar Lewat Obligasi dan Sukuk Ijarah Triple A