Jakarta, Rabu siang (11/2/2026) – Pasar saham domestik menunjukkan performa yang cukup perkasa. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil menguat di sesi pertama perdagangan hari ini, menutup dengan kenaikan 1,60 poin ke level 8.261,89.
Kalau dilihat dari pergerakannya, sentimen beli tampak mendominasi. Dari ribuan saham yang diperdagangkan, 556 di antaranya tercatat menguat. Yang melemah cuma 166, sementara 236 lainnya stagnan atau flat. Aktivitasnya juga lumayan ramai, dengan volume transaksi mencapai 35,4 miliar lembar saham dan nilai tukarnya menyentuh angka Rp16,8 triliun.
Penguatan ini nggak cuma terjadi di IHSG. Indeks-indeks utama lainnya ikut-ikutan naik. Indeks LQ45 bertambah 1,03 poin, IDX30 naik 0,81, dan MNC36 melonjak 1,46. Yang paling mencolok adalah indeks JII yang melesat 2,34 poin.
Lalu, bagaimana dengan sektor-sektor usahanya? Mayoritas justru catatkan zona hijau. Mulai dari konsumer nonsiklikal, energi, sampai infrastruktur, hampir semuanya naik. Namun begitu, ada dua sektor yang terlihat kecapekan dan justru melemah: keuangan dan kesehatan.
Nah, soal saham-saham individual, ada beberapa yang jadi bintang hari ini. Posisi puncak gainers diduduki oleh PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA), disusul PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk (PADI), dan PT Ifishdeco Tbk (IFSH).
Di sisi lain, tentu ada yang berjuang melawan tekanan jual. Saham-saham seperti PT Pinnacle Persada Investama Tbk (kode XPLQ dan XPDV) serta PT Lion Metal Works Tbk (LION) tercatat sebagai top losers pada sesi pagi ini.
Artikel Terkait
IHSG Melonjak 1,96% ke 8.290, Sektor Energi dan Siklikal Jadi Penggerak
Saham Anabatic Technologies (ATIC) Menguat di Tengah Rencana Rights Issue
PAG Rampungkan Revitalisasi Tangki LNG Arun, Perkuat Kapasitas Penyimpanan
Medco Energi Ditunjuk Sebagai Operator Blok Migas Baru di Malaysia