Indospring Ekspansi Ekspor ke Pasar Timur Tengah

- Minggu, 08 Februari 2026 | 07:00 WIB
Indospring Ekspansi Ekspor ke Pasar Timur Tengah

Di pasar domestik, fokus tahun ini ditempatkan pada pengembangan lini produk Fastener atau U-bolt untuk segmen aftermarket. Tidak berhenti di situ, perusahaan juga membuka peluang investasi untuk memproduksi fastener non-otomotif, menunjukkan visi pengembangan bisnis yang lebih luas ke depan.

“Strategi ini sejalan dengan target Perseroan untuk menembus jajaran tiga besar di pasar domestik, sekaligus menjadikannya motor pertumbuhan utama di masa mendatang,” tuturnya.

Kinerja Kuartalan dan Proyeksi Industri yang Menjanjikan

Optimisme manajemen bukannya tanpa dasar. Hingga akhir kuartal ketiga 2025, Indospring telah membukukan penjualan bersih sebesar Rp2,46 triliun, angka yang mencerminkan kekuatan permintaan pasar terhadap produk-produknya. Pencapaian ini menjadi modal penting untuk mendanai langkah ekspansi yang sedang dijalankan.

Prospek ke depan juga terlihat cerah. Keyakinan bahwa pasar suku cadang akan terus tumbuh sejalan dengan industri otomotif nasional didukung data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Asosiasi tersebut memproyeksikan penjualan mobil nasional pada 2026 mencapai sekitar 850.000 unit, atau tumbuh 5,4% dari realisasi tahun 2025.

Dengan kombinasi strategi membidik pasar ekspor baru dan memperdalam penetrasi pasar domestik, Indospring berupaya untuk tidak hanya menjaga momentum pertumbuhan, tetapi juga memperkokoh posisinya sebagai pemain kunci di industri komponen otomotif, baik di tingkat regional maupun global.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar