Erwin Ciputra Gelontorkan Rp2,5 Miliar untuk Beli Saham CDIA

- Jumat, 30 Januari 2026 | 11:20 WIB
Erwin Ciputra Gelontorkan Rp2,5 Miliar untuk Beli Saham CDIA

Untuk pertama kalinya, Erwin Ciputra memutuskan membeli saham perusahaan tempatnya duduk sebagai komisaris. Pengumuman resmi itu disampaikan kemarin, Jumat (30/1/2026), lewat keterbukaan informasi ke publik. Erwin adalah komisaris PT Chandra Daya Investasi Tbk, atau yang lebih dikenal sebagai CDI Group (CDIA).

Transaksi itu sendiri terjadi sehari sebelumnya, pada 29 Januari. Dia membeli sebanyak 2,3 juta lembar saham CDIA. Harganya bervariasi, antara Rp1.110 sampai Rp1.220 per saham. Kalau dihitung-hitung, total dananya mencapai sekitar Rp2,5 miliar. Cukup besar.

"Tujuan dari transaksi untuk investasi,"

Begitu penjelasan singkatnya. Tidak bertele-tele.

Dengan aksi beli ini, kepemilikan Erwin di CDIA kini menyentuh angka 0,001 persen dari total modal perusahaan. Memang porsinya masih kecil. Namun begitu, langkah ini secara otomatis menempatkannya dalam daftar jajaran manajemen CDIA yang memiliki saham perseroan. Selama ini, komisaris lain, Andre Khor, masih memegang posisi sebagai pemegang saham terbesar di internal manajemen dengan kepemilikan 19,25 juta saham.

Erwin sendiri bukan nama baru. Di lingkup Chandra Asri Group, dia memegang banyak peran. Posisinya yang paling menonjol adalah sebagai Presiden Direktur PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA). Selain itu, dia juga duduk di kursi komisaris untuk beberapa perusahaan grup, termasuk CDIA ini, lalu PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN), dan PT Petrosea Tbk (PTRO).

Bagaimana dengan pergerakan saham CDIA-nya? Hingga siang tadi, saham CDIA tercatat melemah 2,02 persen ke level Rp1.210. Tekanan jual sepertinya masih berlanjut. Saham emiten infrastruktur milik taipan Prajogo Pangestu ini memang sedang tertekan dalam beberapa hari terakhir. Bahkan, sejak awal tahun 2026, pelemahannya sudah mencapai 28 persen. Situasi yang cukup menantang.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler