Para investor PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) bisa mengecek saldo mereka hari ini, Kamis (29/1/2026). Perusahaan itu baru saja mencairkan dividen interim tunai senilai Rp1,34 untuk setiap lembar saham yang dimiliki.
Keputusan pembagian dividen ini sendiri sebenarnya sudah ditetapkan sejak akhir tahun lalu. Tepatnya, lewat Keputusan Sirkuler Direksi yang juga dapat lampu hijau dari Dewan Komisaris pada 29 Desember 2025.
Corporate Secretary CDIA, Merly, menjelaskan lebih lanjut melalui keterbukaan informasi di BEI.
"Perseroan memutuskan untuk melakukan pembagian dividen interim untuk tahun buku 2025, yang berasal dari laba bersih tahun berjalan periode yang berakhir pada tanggal 30 Juni 2025," ujarnya, Rabu (28/1/2026).
Lalu, dari mana sumber dananya? Rupanya, kinerja CDIA di paruh pertama 2025 cukup solid. Anak usaha PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) ini berhasil membukukan laba bersih yang bisa diatribusikan ke pemilik induk perusahaan sebesar USD67,84 juta. Angka itu cukup menggembirakan. Belum lagi, masih ada saldo laba yang belum dipakai mencapai USD78,4 juta, dengan ekuitas yang tercatat di angka USD996 juta.
Dividen sebesar Rp1,34 per saham ini akan dibagikan ke seluruh 124,83 miliar saham CDIA yang beredar. Dengan harga saham terakhir di level Rp1.620, imbal hasil atau dividend yield-nya terpantau sekitar 0,08 persen. Cukup kecil, memang. Tapi bagi investor, pembayaran di tengah tahun seperti ini selalu jadi kabar yang disambut baik.
Namun begitu, ada catatan tersendiri dari pergerakan sahamnya. Sehari sebelumnya, tepatnya pada perdagangan Rabu, saham CDIA justru tertekan cukup dalam. Harganya anjlok 15 persen atau 210 poin, dan ditutup di posisi Rp1.190. Sebuah penurunan yang cukup signifikan di tengah euforia pembagian dividen.
Nah, bagi yang memegang saham CDIA, saatnya mengecek portofolio.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020