Deretan Emiten yang Bagi-Bagi Dividen di Awal 2026
Januari 2026 ternyata cukup ramai dengan aksi bagi hasil perusahaan ke pemegang saham. Sejumlah emiten sudah lewat tanggal cum date-nya di Desember lalu dan siap menyalurkan dividen di bulan ini. Tapi tak sedikit pula yang jadwal cum date-nya masih di Januari, jadi masih ada kesempatan buat investor yang mau buru-buru.
Setidaknya ada lima perusahaan yang cum date-nya Desember 2025, dengan pembayaran di Januari. Mereka adalah Indonesia Kendaraan Terminal (IPCC), Bank Amar Indonesia (AMAR), Resources Alam Indonesia (KKGI), Bank BRI (BBRI), dan Alamtri Resources (ADRO).
IPCC bagi Rp26,16 per saham, dibayar 7 Januari. AMAR dan KKGI bagi Rp1,54 dan Rp17 per saham, keduanya bayar tanggal 9 Januari. Sementara itu, dua raksasa, BBRI dan ADRO, masing-masing bagi Rp137 dan Rp145,14 per saham. Pembayarannya sama, 15 Januari.
Nah, selain itu, masih ada enam emiten lagi yang jadwal cum date-nya langsung di Januari. Baramulti Suksessarana (BSSR) dan Jasa Armada Indonesia (IPCM) misalnya, cum date-nya 2 Januari. BSSR bagi Rp127,41, IPCM Rp4,4 per saham. Lalu ada Bank Mandiri (BMRI) dengan dividen Rp100 per saham, cum date 5 Januari.
Tak ketinggalan, Eastparc Hotel (EAST) dan Soho Global Health (SOHO) bagi Rp5,6 dan Rp33,1 per saham. Terakhir, Gunawan Dianjaya Steel (GDST) menutup dengan dividen Rp2,5 per saham. Pembayarannya beragam, mulai pertengahan hingga akhir Januari.
Menariknya, ternyata masih ada empat saham lagi yang belum lewat cum date-nya. Menurut data bursa per 8 Januari 2026, ini peluang terakhir di bulan ini. Cum date terdekatnya bahkan hari ini, 8 Januari. Jadi, masih ada waktu untuk pertimbangkan.
1. Roda Vivatex (RDTX)
Emiten properti ini bakal membagikan dividen interim yang cukup menarik, Rp200 per saham. Cum date-nya hari ini, 8 Januari. Pembayarannya nanti tanggal 21 Januari 2026.
Keputusan ini diambil direksi dan sudah dapat lampu hijau dari komisaris akhir Desember lalu. Total nilai bagi hasilnya mencapai Rp53,76 miliar.
Artikel Terkait
OJK Pastikan Stabilitas Sektor Keuangan Nasional Bertahan Hingga 2025
Durian Beku Indonesia Resmi Pecah Pasar China
IHSG Melaju ke 9.000, Saham RLCO Melonjak 25%
Harga Emas Antam Melonjak Rp 7.000, Konsumen Bebas PPh 22