Ia kemudian masuk ke hal-hal yang lebih teknis. Menurutnya, arah pembiayaan LPEI perlu lebih fokus. Peningkatan nilai tambah di dalam negeri dan perluasan basis eksportir di sektor prioritas seperti manufaktur, agroindustri, dan ekonomi hijau harus jadi prioritas. Purbaya juga menyoroti soal keberanian dalam mengambil kebijakan. Ia ingin dukungan untuk produk halal, mulai dari makanan sampai kosmetik, betul-betul efektif dan terasa.
Di sisi lain, fondasi organisasi tak boleh dilupakan. Purbaya menekankan sekali lagi soal pentingnya kepercayaan, tata kelola yang baik, dan pengelolaan risiko yang disiplin. Itulah kunci utama agar LPEI bisa berjalan berkelanjutan.
Sebagai penutup, sang Menteri menyampaikan selamat kepada Sukatmo dan Doddy. Harapannya jelas: kepemimpinan baru ini bisa membawa angin segar, menanamkan budaya integritas, akuntabilitas, dan profesionalisme di semua lini. Dengan begitu, LPEI diharapkan tak cuma jadi lembaga pembiayaan biasa, melainkan akselerator pertumbuhan ekspor yang inklusif dan bisa diandalkan untuk jangka panjang.
Artikel Terkait
Menteri Keuangan Bahas Insentif untuk Merger Tiga Anak Usaha Pertamina
Pemerintah Suntik Napas Segar, Bunga KUR Nol Persen untuk Korban Banjir Sumatera
IHSG Sentuh Zona Hijau di Penutupan Akhir Pekan
Di Balik Saham TRIN yang Melonjak 1.261%, Siapa Pengendali Sebenarnya?