Prabowo Genjot Produksi Ikan, Targetkan 1.100 Kampung Nelayan pada 2026

- Rabu, 07 Januari 2026 | 15:12 WIB
Prabowo Genjot Produksi Ikan, Targetkan 1.100 Kampung Nelayan pada 2026

Dalam sambutannya di acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1), Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan sebuah target ambisius. Pemerintah bakal menggenjot produksi perikanan secara besar-besaran mulai tahun 2026 mendatang.

Caranya? Dengan membangun Kampung Nelayan Merah Putih atau KNMP dalam skala yang sangat luas. "Tahun 26 ini kita targetkan 1.100 desa nelayan," ujar Prabowo.

Ia menambahkan, "Tahun-tahun depan mungkin lebih banyak lagi."

Target jangka panjang itu tampaknya mulai dirintis dari sekarang. Menurut data Kementerian Kelautan dan Perikanan, pembangunan KNMP tahap pertama di 65 lokasi ternyata sudah menyerap tenaga kerja yang cukup signifikan: sekitar 17.550 orang. Rata-rata, setiap lokasi memberi pekerjaan untuk 270 warga.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap KKP, Lotharia Latif, membeberkan bahwa lapangan kerja itu datang dari berbagai sektor. Mulai dari tahap konstruksi, kebutuhan nelayan, hingga operasional kampung nelayan itu sendiri.

Dan jumlah itu diprediksi bakal terus membengkak. Apalagi kalau fasilitas pendukung seperti logistik dan layanan dari hulu ke hilir sudah berjalan semua.

"Peningkatan tenaga kerja ini menjadi mandat Presiden RI yang tertuang dalam asta cita, khususnya dalam penciptaan lapangan kerja dan kemandirian ekonomi lokal," jelas Latif dalam keterangannya.

Menurutnya, program KNMP ini bukan cuma proyek fisik belaka. Ini adalah program prioritas nasional yang punya tujuan sosial lebih dalam: meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir sekaligus membuka lapangan kerja seluas-luasnya. Pendekatannya disebut sebagai social engineering, sebuah upaya memberdayakan ekonomi pesisir secara inklusif.

"Program ini hadir bukan hanya membangun fasilitas seperti dermaga, cold storage, atau pabrik es," tegas Latif.

"Lebih dari itu, ini adalah kesempatan nyata bagi masyarakat pesisir untuk bangkit secara ekonomi dan sosial."

Setelah 65 titik di tahap pertama, rencananya akan ada 35 titik lagi yang dibangun pada tahap kedua. Angka itu diharapkan terus merangkak naik, hingga akhirnya menyentuh target ribuan lokasi seperti yang diimpikan.

Harapannya jelas. Program ini diandaikan bisa jadi motor penggerak ekonomi lokal, menciptakan lebih banyak kesempatan kerja di daerah, dan pada akhirnya mensejahterakan warga pesisir. Sambutan di lapangan, kata Latif, sudah cukup positif.

"Masyarakat juga menyambut antusias program KNMP ini karena membawa dampak positif yang nyata di daerah," pungkasnya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar