Dari sisi PLN, Direktur Utama Darmawan Prasodjo melihat kebijakan ini sebagai angin segar. Menurutnya, kepastian tarif di triwulan pertama 2026 akan sangat membantu masyarakat dan usaha kecil menengah mengelola keuangan mereka.
“Aktivitas rumah tangga dan usaha kan biasanya padat di awal tahun. Banyak kebutuhan muncul. Kalau tarif listrik stabil, setidaknya ada satu kepastian dalam perencanaan anggaran. Daya beli masyarakat bisa lebih terjaga,” jelas Darmawan.
Dia menegaskan, komitmen PLN di lapangan tak akan kendor. Fokusnya adalah memastikan pasokan listrik tetap andal, servis semakin baik, dan operasional tetap efisien. Tujuannya satu: layanan yang aman dan berkelanjutan untuk semua pelanggan.
“Bagi kami, listrik itu bukan cuma urusan nyala lampu. Ini fondasi dari hampir semua aktivitas masyarakat sehari-hari. Makanya, kami akan usahakan agar pasokan selalu stabil dan layanan terus membaik. Harapannya, masyarakat bisa menjalani awal tahun dengan lebih tenang dan produktif,” pungkasnya.
Artikel Terkait
Anjloknya Harga Udang: Alarm Keras bagi Industri yang Terlalu Percaya Diri
Pemerintah Tarik Rp 75 Triliun dari Bank, Targetkan Pertumbuhan Ekonomi Tembus 6%
Wall Street 2026: Antara Optimisme Laba dan Bayang-Bayang Valuasi yang Mentok
Menteri Purbaya Akui Coretax Rumit, Tapi Aktivasi Tembus 11 Juta Akun