Pencapaian Buffett selama memimpin Berkshire memang luar biasa. Di bawah kendalinya, perusahaan itu tumbuh dengan kecepatan yang hampir dua kali lipat dari indeks S&P 500. Coba bayangkan, dari 1965 hingga 2024, Berkshire mencetak pertumbuhan tahunan rata-rata 19,9 persen. Angka itu jauh melampaui S&P 500 yang 'hanya' 10,4 persen.
Transformasi yang dia lakukan pun dramatis. Awalnya, Berkshire hanyalah sebuah pabrik tekstil yang nyaris bangkrut. Kini, perusahaan itu telah menjelma menjadi raksasa konglomerat dengan bisnis yang menjalar ke mana-mana: asuransi, kereta api, energi, hingga barang konsumen.
Tak cuma itu, portofolio investasinya juga berisi nama-nama besar. Dari Coca-Cola sampai Apple, semuanya ada di dalamnya.
Menjelang pengunduran dirinya, gelombang perubahan sudah terasa di internal Berkshire. Sejumlah orang kepercayaan Buffett, seperti Todd Combs dan Marc Hamburg, juga mengumumkan kepergian mereka. Sebuah era benar-benar telah berakhir.
Artikel Terkait
Suriah Resmi Ganti Mata Uang, Gambar Tokoh Politik Hilang dari Desain Baru
Danantera Diproyeksikan Jadi Motor Pasar Saham 2026, IHSG Bisa Tembus 9.200
KRL Jabodetabek Angkut 885 Ribu Penumpang di Hari Terakhir Tahun
Harga Referensi CPO Januari 2026 Turun Tipis, Ini Penyebabnya