IKI Desember Melambat, Tapi Optimisme Pelaku Industri Masih Terjaga

- Selasa, 30 Desember 2025 | 20:36 WIB
IKI Desember Melambat, Tapi Optimisme Pelaku Industri Masih Terjaga

Indeks Kepercayaan Industri (IKI) untuk Desember 2025 tercatat melambat. Kementerian Perindustrian merilis angka 51,90, turun 1,55 poin dari November yang berada di level 53,45. Jika dibandingkan dengan Desember tahun sebelumnya, penurunannya juga terjadi, sekitar 1,03 poin.

Menurut juru bicara Kemenperin, Febri Hendri Antoni Arief, penurunan ini sebenarnya hal yang lumrah. Faktor musiman di akhir tahun kerap mempengaruhi ritme sektor pengolahan.

"Jadi pada setiap Desember ini industri pengolahan itu biasanya memang karena faktor musiman ya," ujar Febri di Jakarta, Selasa (30/12).

Dia menjelaskan, banyak perusahaan yang memilih menunda kontrak baru untuk bahan baku hingga tahun depan. Tak sedikit pula yang sengaja menahan barang produksinya sebelum dilepas ke pasar.

Di sisi lain, para pengusaha tampaknya masih bersikap hati-hati. Mereka menunggu kepastian kebijakan pemerintah untuk tahun depan, terutama soal insentif pajak.

"Dan menurut kami faktor seasonal seperti itu karena industri masih wait and see terutama terkait dengan kebijakan dan insentif. Juga terkait dengan suku bunga dan inflasi," sambungnya.

Febri menegaskan, kondisi ini menyebabkan penurunan IKI Desember.

Meski angkanya turun, kabar baiknya masih ada. Mayoritas pelaku industri tetap menunjukkan pertumbuhan ekspansif dan masih menjadi penyumbang utama PDB. Sektor-sektor seperti Farmasi, Produk Obat Kimia, dan Obat Tradisional termasuk yang masih bergerak positif.

"Sebanyak 17 subsektor industri yang masih ekspansif ini share PDB-nya sebesar 79,4 persen," ungkap Febri.

Alhasil, nilai IKI tetap bertahan di zona ekspansi, yaitu di atas angka 50.

Lalu bagaimana dengan industri yang mengandalkan pasar dalam negeri? Nilai IKI-nya memang turun tipis ke 51,33 dari sebelumnya 52,71. Artinya, perlambatan ini terjadi hampir merata, baik pada industri berorientasi ekspor maupun domestik.

Namun begitu, penurunan itu tidaklah drastis. Angkanya tidak jatuh di bawah 50 dan masih bertahan di atas 51 poin. Yang menarik, optimisme pelaku usaha justru terpantau meningkat.

Pandangan mereka untuk enam bulan ke depan masih positif. Keyakinan bahwa industri akan terjaga dengan baik ternyata cukup kuat.

"Tren peningkatan optimisme dalam enam bulan terakhir yakni sebesar 71,8 persen, naik 0,8 persen. Jadi, meskipun IKI-nya turun, optimisme pelaku usaha atau perusahaan industri masih relatif terjaga," pungkas Febri.

Jadi, di balik angka yang melambat, semangat para pelaku industri tampaknya belum padam.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar