Perusahaan pelat merah di sektor energi, PT Raharja Energi Cepu Tbk (RATU), baru saja mengambil langkah strategis. Lewat anak usahanya, PT Raharja Energi Madura (REM), mereka sepakat membeli penuh saham SMS Development Limited. Perjanjian jual beli ini ditandatangani dengan SMS Offshore Overseas Limited sebagai penjual.
Dalam keterangan resminya ke BEI, Kamis (25/12/2025), Sekretaris Perusahaan RATU Adrian Hartadi mengonfirmasi hal ini.
"Penandatanganan perjanjian dilakukan pada 25 Desember 2025," ujar Adrian.
Namun begitu, transaksi ini belum bisa langsung dianggap selesai. Masih ada sejumlah syarat yang harus dipenuhi dulu. Salah satunya adalah persetujuan dari Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perusahaan. Ini penting karena akuisisi ini masuk kategori transaksi material, yang aturan mainnya mengacu pada Peraturan OJK Nomor 17/POJK.04/2020.
Kalau ditanya apa tujuannya, jelas ini bagian dari strategi besar RATU. Mereka ingin memperkuat cengkeraman di bisnis hulu migas. Dengan mengakuisisi SMS Development Limited, portofolio usaha mereka diharapkan jadi lebih kokoh.
Tapi untuk saat ini, jangan dulu berharap ada dampak langsung. Adrian menegaskan bahwa operasional dan kondisi keuangan perusahaan belum terdampak secara material. Semuanya masih bergantung pada pemenuhan syarat-syarat pendahuluan tadi. Transaksinya sendiri belum efektif berlaku.
"Kami akan terus menginformasikan perkembangannya ke publik, tentu sesuai aturan yang berlaku," tambah Adrian, menutup penjelasannya.
Di sisi lain, siapa sebenarnya pihak yang terlibat? PT REM sendiri merupakan anak perusahaan RATU, dikendalikan lewat PT Raharja Energi Indonesia dengan kepemilikan tak langsung sebesar 51%. Sementara target akuisisi, SMS Development Limited, adalah perusahaan yang berdomisili hukum di British Virgin Islands. Aset utamanya adalah kepemilikan 20% saham pada Husky-CNOOC Madura Limited (HCML).
Nah, HCML inilah yang punya peran krusial. Perusahaan ini merupakan kontraktor di Wilayah Kerja Selat Madura, berdasarkan Production Sharing Contract (PSC) dengan SKK Migas. Jadi, lewat akuisisi ini, RATU secara tak langsung memperlebar aksesnya di ladang migas lepas pantai Madura.
Langkah ini patut dicermati. Ke depannya, semua mata akan tertuju pada proses pemenuhan syarat dan hasil RUPSLB yang akan menentukan kelanjutan deal ini.
Artikel Terkait
Harga Emas Antam Naik Rp20.000, Sentuh Rp2,94 Juta per Gram
IHSG Menguat 0,44% di Awal Pekan, Didorong Sektor Bahan Baku dan Energi
Analis Proyeksikan IHSG Menguat Terbatas, Waspadai Potensi Koreksi
Analis Proyeksikan IHSG Lanjutkan Koreksi, Pantau Level Support 7.712