IHSG Tembus Rekor Baru, Sentuhan 8.720 Warnai Pesta Saham

- Senin, 08 Desember 2025 | 17:00 WIB
IHSG Tembus Rekor Baru, Sentuhan 8.720 Warnai Pesta Saham

JAKARTA – Pasar saham Indonesia hari ini benar-benar menunjukkan taringnya. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berhasil mencatatkan rekor penutupan tertinggi baru, mengakhiri perdagangan Senin (8/12/2025) di level 8.710,69. Kenaikannya cukup solid, 0,90 persen atau setara 77,93 poin. Bahkan, dalam perjalanannya, indeks sempat menyentuh puncak intraday di angka 8.720,09 sebelum akhirnya sedikit melandai.

Perdagangan berlangsung cukup dinamis, dengan IHSG bergerak di antara 8.642,06 dan level tertinggi tadi. Suasana bullish terlihat jelas dari peta perdagangan: 402 saham berhasil menguat, mengalahkan 282 saham yang melemah. Sementara itu, 273 emiten lainnya cenderung datar-datar saja.

Gairah investor terlihat nyata dari angka transaksi. Volume perdagangan mencapai 55,88 miliar saham dengan frekuensi hampir 2,9 juta kali. Nilai transaksinya pun tak main-main, menembus Rp26,97 triliun. Dampaknya, kapitalisasi pasar pun terdongkrak ke posisi Rp16.004 triliun. Angka yang fantastis.

Tak cuma IHSG, indeks-indeks utama lainnya juga ikut bersinar. LQ45 naik 0,92 persen ke 855,07. IDX30 menguat 0,44 persen. Indeks syariah pun tak mau kalah; ISSI melesat 1,06 persen dan JII naik 0,78 persen. Tampaknya, sentimen positif menyapu hampir seluruh papan.

Dari sisi sektor, penguatan terbesar justru datang dari sektor kesehatan yang melonjak 2,80 persen. Sektor energi dan teknologi juga tampil perkasa, masing-masing naik 2,73 persen dan 2,64 persen. Di sisi lain, sektor transportasi dan infrastruktur turut memberikan kontribusi dengan kenaikan di atas 2 persen.

Nah, kalau bicara saham-saham individual, beberapa nama besar di LQ45 jadi primadona hari ini. ADMR (Alamtri Minerals) melesat 12,02 persen ke Rp1.445. GOTO (GoTo) juga menggembirakan investor dengan kenaikan 9,38 persen.

Tak ketinggalan, DSSA (Dian Swastatika Sentosa) dan BUMI (Bumi Resources) masing-masing menguat lebih dari 5 persen. Performa mereka inilah yang jadi motor penggerak indeks.

Namun begitu, tidak semua saham ikut dalam pesta kenaikan ini. Ada juga yang justru tertekan dan masuk dalam daftar top losers. UNTR (United Tractors) misalnya, anjlok 4,86 persen ke Rp29.350. UNVR (Unilever Indonesia) juga melemah 3,32 persen.

SCMA (Surya Citra Media) dan BRPT (Barito Pacific) turut tercatat melemah, masing-masing terkoreksi sekitar 3 persen. Jadi, meski pasar secara umum hijau, tetap ada selektivitas yang ketat di antara investor.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar