Direksi Champ Resto Indonesia (ENAK) Lakukan Aksi Beli Saham Secara Masif
PT Champ Resto Indonesia Tbk, emiten dengan kode saham ENAK, kembali menjadi sorotan setelah dua pucuk pimpinan atau direksinya melakukan transaksi pembelian saham perusahaan secara signifikan. Aksi korporasi ini terjadi pada tanggal 12 dan 13 November 2025, seperti yang tercatat dalam laporan keterbukaan informasi BEI.
Siapa Pelaku dan Detail Transaksinya?
Dua direksi yang aktif menambah kepemilikan saham adalah:
- Hendrik Alexander W Mboi (Chief Operations Officer)
- Christopher Supit (Chief Finance Officer sekaligus Corporate Secretary)
Berikut adalah rincian transaksi pembelian saham ENAK yang mereka lakukan:
- Hendrik Alexander W Mboi membeli sebanyak 313 ribu lembar saham pada harga Rp695 per saham.
- Christopher Supit melakukan dua kali pembelian, yaitu 313 ribu saham di harga Rp695 dan tambahan 8.000 saham pada harga Rp680 per saham.
Total Dana yang Dikeluarkan dan Peningkatan Kepemilikan
Dari transaksi ini, total pengeluaran yang dilakukan oleh masing-masing direksi cukup besar. Hendrik Mboi mengeluarkan dana sekitar Rp217,53 juta. Sementara itu, Christopher Supit menginvestasikan dana yang lebih besar, yaitu sekitar Rp222,97 juta.
Christopher Supit sendiri menegaskan bahwa tujuan dari transaksi ini murni untuk investasi dengan status kepemilikan saham secara langsung.
Aksi beli ini secara drastis mengubah komposisi kepemilikan saham mereka di perusahaan:
- Kepemilikan saham Hendrik Alexander W Mboi melonjak dari 41.600 saham (0,002%) menjadi 354.600 saham atau setara dengan 0,016%.
- Kepemilikan saham Christopher Supit naik dari 100.000 saham (0,005%) menjadi 421.000 saham atau setara dengan 0,019%.
Kondisi Perdagangan Saham ENAK
Transaksi ini terjadi di tengah kondisi pasar yang menarik. Pada penutupan perdagangan Jumat, 14 November 2025, saham ENAK tercatat melemah 5,07% atau turun 35 poin ke level Rp655 per saham. Aksi beli oleh direksi di harga yang lebih tinggi dari harga penutupan ini dapat menjadi sinyal kepercayaan internal terhadap prospek masa depan perusahaan.
Artikel Terkait
Pemerintah Siapkan THR Lebaran 2026 Rp55 Triliun, Cair Awal Puasa
Krakatau Steel Gandeng Kejagung untuk Mitigasi Risiko Hukum dalam Transformasi Besar
PT Buana Artha Anugerah Tbk Resmi Berganti Nama Jadi Calculus Global Ventures
Industri Kripto Indonesia Genjot Literasi untuk Tekan Investasi Ikut-ikutan