Armand Maulana, Ariel NOAH, dan Piyu Padi Bahas Revisi UU Hak Cipta di DPR

- Selasa, 11 November 2025 | 14:30 WIB
Armand Maulana, Ariel NOAH, dan Piyu Padi Bahas Revisi UU Hak Cipta di DPR

Sejumlah musisi, penyanyi, dan komposer ternama Indonesia menghadiri undangan rapat di Badan Legislatif DPR RI, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (11/11). Pertemuan ini bertujuan untuk memberikan masukan strategis dalam proses Revisi Undang-Undang Hak Cipta yang sedang dibahas.

Tiga asosiasi utama mewakili industri musik hadir dalam rapat tersebut. Vibrasi Suara Indonesia (VISI) hadir dengan dipimpin oleh Armand Maulana sebagai Ketua. Delegasi VISI termasuk musisi papan atas seperti Ariel NOAH, Vina Panduwinata, Fadly Padi, dan Judika.

Di sisi lain, para pencipta lagu diwakili oleh Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI) dengan Ketua Umum Piyu Padi. Sementara itu, Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI) hadir dengan pimpinan Gumilang Ramadhan sebagai ketua umum.

Rapat ditingkahi pembahasan intens dimulai sekitar pukul 13.35 WIB dengan dipimpin langsung oleh Ketua Baleg DPR RI, Bob Hasan. Dalam sambutannya, Bob menekankan pentingnya kolaborasi semua pihak dalam penyusunan revisi UU Hak Cipta.

Bob Hasan menjelaskan bahwa proses pengharmonisasian dan pemantapan konsep RUU Hak Cipta memerlukan kontribusi aktif dari seluruh pemangku kepentingan dalam ekosistem hak cipta Indonesia. Kehadiran perwakilan AKSI, VISI, dan ASIRI dinilai krusial untuk memastikan perlindungan optimal bagi pencipta, pemegang hak cipta, dan pemilik hak terkait.

Lebih lanjut, Bob memaparkan peran spesifik setiap asosiasi. AKSI bertindak sebagai perwakilan resmi para pencipta dan komposer yang memegang hak moral dan ekonomi atas karya cipta. Sementara VISI menjadi suara bagi para pelaku pertunjukan yang memiliki hak terkait dalam industri musik.

Masukan dari ketiga asosiasi ini diharapkan dapat menentukan batasan ideal hak moral dan ekonomi setiap karya, termasuk durasi dan mekanisme pewarisan perlindungan hak cipta yang tepat. Rapat kemudian dilanjutkan dengan sesi pemaparan mendalam dari masing-masing perwakilan asosiasi.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar