7 Hal Fantastis yang Bisa Dibeli Elon Musk dengan Gaji Rp 15.000 Triliun

- Minggu, 09 November 2025 | 06:50 WIB
7 Hal Fantastis yang Bisa Dibeli Elon Musk dengan Gaji Rp 15.000 Triliun

Paket Gaji Elon Musk USD 1 Triliun: 7 Hal Fantastis yang Bisa Dibeli

Pemegang saham Tesla secara resmi menyetujui paket kompensasi bersejarah untuk Elon Musk yang berpotensi menjadikannya triliuner pertama di dunia. Paket gaji senilai USD 1 triliun ini tergantung pada pencapaian target ambisius, termasuk meningkatkan kapitalisasi pasar Tesla lebih dari lima kali lipat.

Inilah 7 Hal Menakjubkan yang Bisa Dibeli Elon Musk dengan USD 1 Triliun

1. 333 Gedung Pencakar Langit di New York

Dengan dana sebesar itu, Musk bisa membeli 333 menara setara kantor pusat JPMorgan Chase yang baru, yang dihargai sekitar USD 3 miliar per gedung.

2. 465 Kapal Pesiar Mewah Terbesar di Dunia

Musk dapat memiliki armada 465 unit Icon of the Seas, kapal pesiar terbesar di dunia, untuk dinikmati secara pribadi.

3. Hadiah Tunai untuk Seluruh Penduduk AS

Setiap warga Amerika Serikat bisa menerima hadiah USD 2.923 dari Musk, sebuah aksi yang berpotensi memicu lonjakan inflasi nasional.

4. Membeli Seluruh Ekonomi Swiss

USD 1 triliun setara dengan Produk Domestik Bruto (PDB) tahunan Swiss, menunjukkan skala kekayaan yang luar biasa.

5. Coca-Cola Plus Minuman untuk Dunia

Musk bisa membeli perusahaan Coca-Cola senilai USD 300 miliar, dan masih memiliki sisa dana untuk membelikan 12 botol Coke untuk setiap dari 8,2 miliar manusia di Bumi.

6. Menguasai Industri Otomotif Global

Dengan USD 1 triliun, Musk mampu mengakuisisi raksasa otomotif dunia seperti Toyota, Volkswagen, Stellantis, Hyundai, Ford, dan General Motors sekaligus.

7. Beralih ke Bisnis Bahan Bakar Fosil

Musk memiliki cukup dana untuk membeli tiga perusahaan energi terbesar: ExxonMobil, Chevron, dan ConocoPhillips, mengubah fokus dari mobil listrik ke bahan bakar fosil.

Paket kompensasi Elon Musk ini menjadi salah yang terbesar dalam sejarah korporasi dan mencerminkan keyakinan pasar terhadap masa depan Tesla di bawah kepemimpinannya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar