Meski demikian, Dasco menyerahkan penjelasan lebih detail mengenai penyebab pasti insiden ini kepada pihak berwenang. Ia juga mengungkapkan bahwa terduga pelaku ledakan diduga masih berusia 17 tahun dan sedang dalam proses operasi oleh tim medis.
"Saya mendapat informasi bahwa terduga pelakunya masih dioperasi. Usianya kira-kira 17 tahun. Untuk informasi lebih lanjut, kami serahkan kepada kepolisian," tambahnya.
Berdasarkan data yang dihimpun, terdapat empat korban yang menjalani operasi dan 20 korban lainnya masih menjalani perawatan. Saat ini, Polda Metro Jaya tengah melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap kasus ini.
Insiden ledakan di SMAN 72 Jakarta ini menjadi peringatan penting bagi semua pihak mengenai dampak negatif gadget dan media sosial jika tidak diawasi dengan baik.
Artikel Terkait
Pemerintah Mulai Bangun 324 Rumah Tapak untuk Warga Bantaran Rel di Senen
Prabowo Bawa Pulang Komitmen Investasi Rp574 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan
Program Motis Lebaran 2026 Lampaui Target, Angkut Lebih dari 12.400 Sepeda Motor
Analisis: Kerugian AS Capai Rp817 Triliun dalam Sebulan Bentrokan dengan Iran