Wali Kota Bandung Buka Suara Soal Pemeriksaan Wakil Wali Kota Erwin oleh Kejaksaan

- Jumat, 31 Oktober 2025 | 14:40 WIB
Wali Kota Bandung Buka Suara Soal Pemeriksaan Wakil Wali Kota Erwin oleh Kejaksaan

Wali Kota Bandung Buka Suara Soal Pemeriksaan Wakil Wali Kota Erwin oleh Kejaksaan

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, angkat bicara menanggapi pemeriksaan Wakil Wali Kota Bandung, Erwin, oleh Kejaksaan. Erwin diperiksa sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi penyalahgunaan kewenangan di Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung untuk tahun anggaran 2025.

Pemkot Bandung Dukung Penuh Proses Hukum dengan Prinsip Praduga Tak Bersalah

Farhan menegaskan komitmen Pemkot Bandung untuk mengikuti seluruh proses hukum yang sedang berlangsung. Ia menyatakan bahwa pihaknya akan menghormati proses hukum sambil tetap menerapkan asas praduga tak bersakit bagi sang wakil walikota.

"Jadi selama ini masih berjalan, kami akan ikuti. Saya yakin pak wakil sebagai seorang pejabat publik tentu mengikuti pemeriksaan ini dengan sebaik-baiknya," ujar Farhan usai menghadiri acara pelantikan di Pengadilan Tinggi Bandung, Jumat (31/10/2025).

Erwin Kembali Bekerja Setelah Jalani Pemeriksaan

Farhan mengungkapkan bahwa komunikasi dengan Erwin telah dilakukan setelah proses pemeriksaan selesai. Menurutnya, Erwin telah menyelesaikan seluruh prosedur hukum dan telah kembali melaksanakan tugas pokok dan fungsinya.

"Proses ini tidak boleh menghentikan layanan publik. Prinsip Pemerintah Kota Bandung adalah membuka diri untuk semua bentuk pemeriksaan," tegas Farhan.

Pemkot Bandung Jalankan Audit Internal Rutin dan Pencegahan Korupsi

Sebagai langkah antisipasi, Farhan mengungkapkan bahwa Pemkot Bandung secara konsisten melaksanakan audit internal setiap tiga bulan sekali. Tujuannya untuk mencegah tindakan korupsi sekaligus mengevaluasi kinerja pemerintahan.

"Audit internal setiap tiga bulan pasti dilaksanakan. Kami juga melakukan rapat rutin dengan BPK setiap dua bulan sekali," jelasnya.

Farhan juga membeberkan strategi pencegahan korupsi dengan melakukan profiling pejabat baru. "Setiap pelantikan pejabat baru, saya selalu mengirimkan profil mereka ke Kejaksaan Negeri. Ini merupakan bagian dari upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi yang sistematis," pungkas Wali Kota Bandung.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar