Pasangan ganda campuran Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah menjadi satu-satunya wakil Indonesia yang tersisa di Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026. Mereka akan menghadapi unggulan pertama asal China, Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping, pada babak semifinal yang berlangsung Sabtu (22/8/2026) pukul 12.00 WIB.
Ini menjadi kesempatan bagi Amri/Nita untuk melangkah ke partai puncak sekaligus menjaga asa Indonesia mengakhiri penantian panjang gelar juara dunia. Terakhir kali Indonesia meraih gelar tersebut melalui Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan pada 2019, dan sejak itu belum ada wakil Merah Putih yang kembali menjadi juara.
Status nonunggulan tidak menghalangi langkah Amri/Nita menembus empat besar. Mereka tampil konsisten sepanjang turnamen, dan tiket semifinal ini sekaligus memastikan medali Kejuaraan Dunia 2026 sudah dalam genggaman. Namun, keduanya belum merasa cukup.
“Kami masih belum puas, akan kasih yang terbaik buat besok biar bisa lebih lagi warna medalinya,” ujar Amri setelah memastikan kemenangan di perempat final.
Untuk mencapai final, Amri/Nita harus melewati ujian berat. Feng/Huang merupakan pasangan terbaik dunia saat ini, dan rekor pertemuan belum berpihak pada Indonesia. Dalam empat pertemuan sebelumnya, Amri/Nita selalu kalah, termasuk di babak 16 besar Badminton Asia Championships 2026 dengan skor 10-21, 15-21.
Meski demikian, catatan pertemuan tidak otomatis menentukan hasil. Amri/Nita memiliki kesempatan untuk memburu kemenangan perdana atas pasangan China tersebut, dan motivasi mereka semakin besar karena menjadi tumpuan Indonesia.
Perjalanan ke Semifinal
Perjalanan Amri/Nita menuju semifinal dimulai dengan kemenangan meyakinkan atas unggulan ke-11 asal Taiwan, Yang Po-Hsuan/Hu Ling Fang, dengan skor 21-18, 21-9 di perempat final. Kemenangan itu menjadi bukti ketangguhan mereka yang mampu melewati berbagai kesulitan selama persiapan.
“Alhamdulillah lega dan bersyukur, target yang diberikan kepada kami bisa tercapai, tapi belum selesai,” kata Amri. “Banyak lika-liku di persiapan kami ke sini, tidak cukup banyak waktu tapi kami terus berusaha,” tambahnya.
Amri mengakui pencapaian semifinal ini di luar perkiraan. “Target memang dapat medali tapi kami tidak menyangka kami bisa melewati situasi yang bisa dibilang cukup sulit ini,” ujarnya.
Dengan medali yang sudah di tangan, Amri/Nita kini dituntut tampil lepas untuk memperbesar peluang membawa Indonesia kembali ke final Kejuaraan Dunia.
Artikel Terkait
Amri/Nita Gagal ke Final, Indonesia Tanpa Wakil di Partai Puncak
Amri/Nita Tembus Semifinal Kejuaraan Dunia BWF 2026
Amri/Nita Bidik Medali di Kejuaraan Dunia Usai Tembus 16 Besar
Amri/Nita Melaju ke 16 Besar Kejuaraan Dunia BWF 2026