Kebakaran Melanda Permukiman Paccerakkang Makassar, Warga Panik

- Jumat, 21 Agustus 2026 | 01:00 WIB
Kebakaran Melanda Permukiman Paccerakkang Makassar, Warga Panik

Kebakaran melanda kawasan permukiman padat penduduk di Paccerakkang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, pada Kamis (20/8/2026) malam. Kobaran api yang membesar dengan cepat memicu kepanikan warga sekitar, yang berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

Berdasarkan video yang beredar di media sosial, api terlihat membumbung tinggi dan menerangi kegelapan malam, sementara warga berkumpul di kejauhan menyaksikan rumah-rumah mereka dilalap si jago merah. Sejumlah armada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Makassar langsung dikerahkan ke lokasi untuk menjinakkan api.

Petugas berupaya keras mengendalikan kobaran agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar titik api. Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab kebakaran maupun jumlah bangunan yang terdampak.

Laporan Korban Jiwa Belum Terverifikasi

Di tengah penanganan darurat, beredar kabar adanya korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, informasi tersebut belum dapat dipastikan kebenarannya dan masih menunggu konfirmasi dari pihak berwenang.

Hingga berita ini disusun, belum ada pernyataan resmi dari Damkarmat, BPBD Kota Makassar, atau kepolisian yang memastikan jumlah korban meninggal maupun identitasnya. Petugas masih melakukan pendataan dan evakuasi di lokasi kejadian.

Selain korban jiwa, jumlah rumah dan bangunan yang rusak akibat kebakaran juga belum dapat dipastikan. Tim di lapangan masih fokus pada pemadaman dan upaya pencegahan agar api tidak meluas ke permukiman lain.

Petugas Fokus Kendalikan Api

Penanganan sementara difokuskan pada pemadaman dan pembasahan area sekitar titik api untuk menghentikan laju kobaran. Warga diimbau menjauh dari lokasi kejadian demi keselamatan dan kelancaran proses pemadaman.

Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Dugaan awal mengenai sumber api belum bisa dipastikan sebelum penyelidikan lebih lanjut dilakukan oleh petugas. Informasi perkembangan kondisi terakhir, jumlah bangunan terdampak, potensi korban, serta penyebab kebakaran masih menunggu keterangan resmi dari pihak berwenang.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags