Mensos Siapkan Santunan Rp15 Juta untuk Ahli Waris Korban Gempa NTT

- Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:31 WIB
Mensos Siapkan Santunan Rp15 Juta untuk Ahli Waris Korban Gempa NTT

Kementerian Sosial memastikan kehadiran negara di tengah musibah gempa bumi yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). Sebanyak 71 ahli waris korban meninggal dunia akan menerima santunan masing-masing sebesar Rp15 juta, sementara 199 korban luka-luka mendapat santunan Rp5 juta per orang.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf, yang akrab disapa Gus Ipul, menyampaikan duka cita mendalam kepada seluruh keluarga korban. "Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga korban. Untuk mereka yang masih menjalani perawatan maupun berada di pengungsian, kami ingin memastikan negara hadir dan pelayanan terus berjalan," ujarnya, Kamis (20/8/2026).

Berdasarkan data sementara Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) per 19 Agustus 2026, gempa NTT mengakibatkan 71 orang meninggal dunia dan 665 orang luka-luka. Sebanyak 31.220 orang terpaksa mengungsi, dan 16.411 kepala keluarga terdampak.

Untuk meringankan beban para korban, Kemensos telah menyiapkan total bantuan senilai Rp17,27 miliar. Bantuan tersebut mencakup 48 ton beras reguler, 7.500 paket sembako, perlengkapan pengungsian dan dapur umum, bufferstock logistik, serta santunan bagi korban meninggal dan luka-luka.

Gus Ipul menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. "Yang paling penting sekarang adalah memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak terpenuhi. Logistik harus terus bergerak, dapur umum harus melayani warga, dan petugas kami harus hadir mendampingi masyarakat di lokasi pengungsian," katanya.

Untuk mendukung kebutuhan permakanan, layanan dapur umum disiapkan di tujuh wilayah terdampak. Kapasitasnya bervariasi: Nagekeo 4.000 bungkus per hari, Sikka 4.500 bungkus, Manggarai 5.000 bungkus, Manggarai Timur 5.500 bungkus, Ende 1.500 bungkus, dan Ngada 2.000 bungkus per hari. Sementara layanan di Manggarai Barat masih dalam proses asesmen.

Kemensos juga mengalokasikan paket sembako ke sejumlah daerah, yakni Nagekeo 1.000 paket, Sikka 2.000 paket, Manggarai Timur 500 paket, Ende 2.000 paket, dan Ngada 2.000 paket. Selain itu, bufferstock yang disiapkan mencakup makanan siap saji, makanan anak, tenda gulung dan tenda keluarga, family kit, kids ware, kasur, selimut, sandang dewasa dan anak, shower kit, hingga toilet portabel.

Gus Ipul menambahkan bahwa bantuan akan terus disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. "Kita akan terus menyesuaikan bantuan dengan kebutuhan di lapangan. Prinsipnya, jangan sampai masyarakat terdampak kekurangan kebutuhan dasar dan jangan sampai ada wilayah yang membutuhkan tetapi terlambat mendapatkan pelayanan," pungkasnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags