Colorado Rapids meraih kemenangan penting atas Los Angeles FC dalam lanjutan Major League Soccer (MLS) di Dick's Sporting Goods Park, Commerce City, Kamis dini hari WIB. Kemenangan ini semakin membuka peluang tuan rumah untuk mengamankan tempat di babak play-off Wilayah Barat.
Bermain di kandang sendiri, Rapids tampil percaya diri setelah dua kemenangan beruntun sebelumnya. Saat ini mereka menempati peringkat kedelapan klasemen Wilayah Barat dengan catatan 8 kemenangan dan 10 kekalahan dari 19 pertandingan. Sementara itu, LAFC yang bertengger di posisi ketiga dengan 10 kemenangan dari 20 laga, justru sedang dalam tren negatif.
Pelatih Colorado Rapids, Matt Wells, memanfaatkan skuad lengkap tanpa cedera untuk menurunkan formasi 4-4-2. Rafael Navarro dipercaya sebagai kapten sekaligus ujung tombak utama dengan koleksi sembilan gol musim ini. Wells juga masih mengandalkan pemain anyar Youssef Maziz yang langsung memberikan assist pada gol pembuka Reggie Cannon saat melawan Sporting Kansas City.
"Ini adalah kesempatan untuk membuat pernyataan," ujar bek Reggie Cannon. "Meraih tiga kemenangan kandang beruntun akan menjadi pencapaian luar biasa bagi tim ini." Cannon sendiri baru saja dinobatkan sebagai pemain terbaik pada Matchday 20 berkat gol dan kontribusinya dalam kemenangan 2-0 atas Sporting Kansas City.
Di sisi lawan, LAFC yang ditangani Marc Dos Santos hanya mampu meraih satu kemenangan dalam beberapa pertandingan terakhir. Kekalahan tipis 1-0 dari San Diego FC menjadi hasil teranyar mereka. "Semua tentang mengambil satu hari demi hari, satu pertandingan demi pertandingan, satu sesi latihan demi satu sesi latihan," kata Dos Santos. "Kami tahu apa tujuan dan sasaran kami."
LAFC tetap tampil dengan kekuatan penuh meski tanpa beberapa pemain kunci seperti Igor Jesus dan Sergi Palencia. Mereka mengandalkan formasi 4-3-3 dengan Denis Bouanga yang telah mencetak 10 gol dan Son Heung-min yang memberikan delapan assist.
Catatan menarik menjelang laga ini: Colorado Rapids tak pernah kalah dalam tujuh pertemuan kandang melawan LAFC, dengan lima kemenangan dan dua hasil imbang. Secara statistik, rata-rata gol per pertandingan Rapids musim ini mencapai 2,84, sedikit lebih tinggi dibanding LAFC yang 2,75. Di kandang, produktivitas gol Rapids bahkan lebih tajam dengan rata-rata 2,11 gol per laga.
Meski kehilangan Josh Atencio karena akumulasi kartu, tuan rumah tetap memiliki skuad yang solid. Pertandingan ini menjadi momentum bagi keduanya untuk memperbaiki posisi di klasemen, terutama bagi Rapids yang tengah mengejar tiket play-off.
Artikel Terkait
LAFC Takluk 0-1 dari San Diego, Son Heung-min Gagal Cetak Gol
Alexis Sanchez Akhiri Petualangan di Eropa, Bergabung dengan CF Montreal di MLS
St. Louis CITY SC Tahan Imbang Real Salt Lake 1-1, Rekor Tak Terkalahkan Berlanjut
Dua Gol Lewandowski Bawa Chicago Fire Balikkan Keadaan atas Charlotte FC