Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam BEM UI dan aliansi mulai meninggalkan kawasan Dukuh Atas, Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026) malam. Mereka sebelumnya menggelar aksi demonstrasi di Jalan Jenderal Sudirman, dan mulai bergerak menuju Senayan sekitar pukul 18.00 WIB.
Pantauan di lokasi, sebagian besar mahasiswa mengenakan almamater kuning khas UI, sementara lainnya tampak mengenakan almamater biru dan hijau. Mereka berjalan kaki meninggalkan titik aksi di depan Gedung UOB, namun mobil komando dan sejumlah mahasiswa masih bertahan di depan barikade polisi.
Suasana di lokasi masih terlihat hidup. Mahasiswa yang bertahan memutar musik dan mengibarkan bendera. Sementara itu, arus lalu lintas di Jalan Jenderal Sudirman arah Bundaran HI masih ditutup. Pagar besi dan barikade masih terpasang untuk mengantisipasi pergerakan massa dan menjaga keamanan.
Aksi ini direncanakan berlangsung di Bundaran HI, namun massa tertahan di Dukuh Atas setelah diadang aparat kepolisian. Dalam aksinya, BEM UI menyuarakan sejumlah tuntutan, antara lain pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), pelaksanaan reforma agraria, serta penurunan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM). Mereka juga meminta pemerintah mengevaluasi sejumlah program yang dinilai belum berjalan optimal.