BEM UI Diadang Polisi di Jalan Sudirman, Orasi Digelar dari Atas Mobil Komando

- Selasa, 18 Agustus 2026 | 15:06 WIB
BEM UI Diadang Polisi di Jalan Sudirman, Orasi Digelar dari Atas Mobil Komando

Rencana aksi Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) menuju Bundaran HI, Jakarta Pusat, Selasa siang, terhenti di tengah jalan. Massa yang mengenakan almamater kuning khas UI dihadang barikade polisi di Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di kawasan Dukuh Atas. Mereka pun menggelar orasi dari atas mobil komando.

Pantauan di lokasi pukul 14.24 WIB, barisan polisi wanita (Polwan) membentuk blokade di Jalan Jenderal Sudirman, menghalangi laju massa menuju Bundaran HI. Arus kendaraan di jalan protokol itu pun dialihkan petugas ke jalur lain.

Massa yang tertahan kemudian menyampaikan orasi secara bergantian dari atas mobil komando. Sejumlah peserta aksi menyuarakan tuntutan di hadapan aparat yang berjaga.

Sebelum massa tiba, kepolisian telah menyiapkan pengamanan di sejumlah titik sekitar Bundaran HI untuk mengantisipasi jalannya demonstrasi bertajuk MerebutKemerdekaan. Personel terlihat bersiaga di pos-pos strategis, salah satunya Pos Polisi Thamrin.

Rekayasa lalu lintas juga disiapkan di sekitar lokasi aksi. Blokade terlihat di sisi selatan Bundaran HI, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman sebelum Halte Tosari. Pembatasan dilakukan dari dua arah, baik untuk kendaraan yang menuju maupun meninggalkan kawasan tersebut. Peralatan pembatas jalan dan perlengkapan pengamanan disiapkan untuk mengantisipasi kepadatan massa serta gangguan arus lalu lintas.

BEM UI sebelumnya mengumumkan aksi MerebutKemerdekaan dengan membawa delapan tuntutan kepada pemerintah, mulai dari pemberantasan korupsi hingga evaluasi sejumlah program nasional. Aksi ini digelar sehari setelah peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan dipusatkan di kawasan Bundaran HI.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.