Seorang pengemudi mobil Toyota Innova nyaris menjadi sasaran amuk massa setelah terlibat kecelakaan beruntun yang menyeret tiga kendaraan di Jalan Raya Cipatat-Purwakarta, Kabupaten Bandung Barat, Senin (17/8/2026) sore. Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.30 WIB itu bermula dari aksi kabur setelah menabrak pengendara sepeda motor.
Mobil bernomor polisi B 1043 DYC yang dikemudikan MRH (26) itu pertama kali menyerempet Honda Beat yang dikendarai Dani Ramdani (26) di kawasan Cipeyeum. Alih-alih berhenti, pengemudi Innova justru tancap gas dan berbelok ke arah Purwakarta.
Kapolsek Cipatat Polres Cimahi, Kompol D.M.S. Andriani Sapin, menjelaskan bahwa kecelakaan beruntun ini melibatkan Honda Beat D 6164 UEH, sepeda motor Yamaha MX tanpa nomor polisi, dan truk tronton Damtruk UD Quster Uro Lima D 9097 BK.
"Saat di TKP pertama jalan raya Cianjur menuju Bandung, tepatnya Cipeyeum, kendaraan Toyota Innova menyerempet kendaraan pengendara Honda Beat. Honda terjatuh, kemudian kendaraan Innova langsung kabur dan belok kiri menuju Purwakarta," ujar Andriani, Selasa (18/8).
Nahas, di Jalan Raya Cipatat-Purwakarta, Innova kembali menyerempet Yamaha MX yang dikendarai Rico Ramdani (18). Sopir Innova kemudian kehilangan kendali dan menabrak truk tronton yang dikemudikan Enden (32) dari arah berlawanan. Akibatnya, Rico terjatuh, sementara truk tronton rusak pada bemper kiri dan lampu depan.
Dani dan Rico hanya mengalami luka lecet, sedangkan pengemudi Innova menderita luka di kepala. Tidak ada korban jiwa maupun luka berat dalam insiden ini. Kerugian materi ditaksir mencapai Rp15 juta.
Penyebab Kecelakaan
Dari penyelidikan sementara, polisi menduga faktor manusia menjadi pemicu utama. Pengemudi Innova dinilai kurang hati-hati dan melaju dengan kecepatan tinggi. "Berdasarkan keterangan saksi, pengemudi kendaraan Toyota Innova kurang hati-hati dan mengemudikan dengan melaju sangat kencang," kata Andriani.
Polisi juga memeriksa kondisi kendaraan. Hasilnya, Toyota Innova, Honda Beat, dan truk tronton dinyatakan layak jalan. Sementara itu, Yamaha MX diketahui tidak memiliki nomor polisi terdaftar.
Setelah kecelakaan, polisi menerima laporan, mendatangi lokasi, mendata para pengemudi dan saksi, serta mengamankan situasi. Pengemudi Innova sempat dikepung massa sebelum akhirnya diamankan polisi.
Perkara ini tidak dilanjutkan ke Unit Laka Lantas Polres Cimahi. Para pihak sepakat menyelesaikan secara kekeluargaan. "Tidak dilimpahkan perkara kecelakaan lalu lintas tersebut ke Unit Laka Polres Cimahi, diselesaikan secara kekeluargaan," ujar Andriani.