Duka menyelimuti Pemerintah Kota Bogor dan keluarga Bayu Zulkarnain, seorang aparatur sipil negara (ASN) yang hanyut di Sungai Cisadane. Bayu diduga terjatuh dari sebuah jembatan curam di atas sungai tersebut saat dalam perjalanan pulang kerja.
Peristiwa itu terjadi pada Kamis (13/8) sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan Cipaku, Bogor Selatan. Saat itu, korban melintasi jembatan di atas Sungai Cisadane sepulang bekerja. Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, membenarkan kejadian tersebut. "Pulang kerja. Kebetulan pegawai ASN Pemkot Bogor di Dinas Arsip dan Perpustakaan Daerah," katanya saat dihubungi, Jumat (14/8).
Korban diduga jatuh saat melewati jembatan yang memiliki turunan cukup curam. Jembatan ini pun kerap dilintasi korban sehari-hari. "Ya, kalau kronologinya ini kan kalau dilihat kan memang jembatan jalur motor ya, memang turunannya ini agak cukup curam. Posisinya cuma kan sehari-hari memang beliau pulang perginya memang melalui jalur jembatan ini," ucap Tiko.
Dugaan sementara, korban kehilangan kendali akibat turunan curam tersebut hingga terjatuh ke sungai. Dugaan ini diperkuat dengan ditemukannya motor korban yang tergeletak di atas jembatan, serta helm dan tas yang mengambang di sungai. "Motornya ditemukan di atas tergeletak, terus helm dan tasnya itu ada di muka air sekitar 100 meter dari dugaan titik jatuh," jelasnya.