Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Bayu Meghantara, mengungkapkan bahwa angin kencang menjadi salah satu faktor yang menyebabkan kobaran api kembali membesar saat kebakaran melanda gedung Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) DKI Jakarta. Kondisi cuaca tersebut dinilai memicu timbulnya kembali api yang sempat mereda.
"Tadi kita tahu ya cuaca terasa angin kencang ya mungkin memicu kembali untuk timbulnya kebakaran," kata Bayu di lokasi, Sabtu (8/8).
Selain angin, Bayu juga menyebut material yang terbakar di dalam gedung turut memperlambat proses pemadaman. Hal ini menyebabkan petugas membutuhkan waktu lebih lama untuk menjinakkan si jago merah.
"Terkait dengan material terbakar itu juga salah satu menjadi penyebab kebakaran agak sedikit lama (padamnya)," ujarnya.
Meski demikian, Bayu memastikan petugas terus berupaya melakukan pemadaman secepat dan seefektif mungkin agar api segera dapat dikendalikan. "Seperti biasa ya terkait dengan pemadaman kami berupaya secepat mungkin, seefektif mungkin," ucap Bayu.
Kebakaran gedung Bapenda DKI Jakarta terjadi pada Jumat (7/8) malam. Hingga Sabtu (8/8) dini hari, petugas masih melakukan proses pendinginan setelah kobaran api berhasil dipadamkan.
Artikel Terkait
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Berhasil Dipadamkan, Petugas Sisir Lantai demi Lantai
Puslabfor Terjun ke Lokasi Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Usut Titik Awal Api
Kebakaran Gedung Bapenda DKI Jakarta, Damkar Kerahkan 180 Personel dan 30 Mobil
Pemadaman Kebakaran Bapenda DKI Dipusatkan di Lantai 10 untuk Cegah Perambatan