Riga FC memiliki modal berharga saat menjamu Vardar Skopje pada leg kedua putaran kedua kualifikasi Liga Konferensi UEFA di Stadion Skonto, Selasa (28/7/2026). Unggul agregat 3-2 dari laga pertama di Skopje, tim asuhan Adrian Gula bertekad mempertahankan keunggulan tersebut untuk melaju ke babak berikutnya.
Produktivitas lini serang Riga FC menjadi salah satu senjata utama. Yago Siqueira tampil tajam dengan tiga gol dari dua pertandingan Eropa terakhir, sementara Orlando Galo menyumbang satu gol dan dua asis. Keuntungan lain datang dari jadwal domestik yang longgar laga melawan Super Nova sempat ditunda sehingga kebugaran pemain terjaga. Catatan kandang Riga FC di babak kualifikasi Eropa juga impresif: lima kemenangan beruntun.
Di kubu tamu, pelatih Vardar, Cristian Fabbiani, sadar betul bahwa kesalahan kecil bisa berakibat fatal. Ia menuntut perubahan taktik dan disiplin tinggi dari anak asuhnya. "Kami memiliki pertandingan Eropa baru untuk musim ini. Secara taktis, kami harus meningkatkan kemampuan lebih dari pertandingan sebelumnya, mengurangi kesalahan, dan tekanan akan lebih besar pada tuan rumah Riga. Kami harus bermain sabar, taktis, sempurna, dan mengurangi kesalahan di semua lini," ujar Fabbiani.
Pelatih asal Argentina itu juga mengonfirmasi bahwa semua pemain yang dibawa ke Latvia siap bersaing untuk tempat inti, kecuali Joaquin Torres dan Boban Nikolov yang masih dalam pemulihan. Sektor pertahanan menjadi perhatian serius setelah Vardar kebobolan tujuh gol dalam empat laga resmi terakhir. Namun, kemenangan 2-0 atas Bregalnica di kompetisi domestik memberi sedikit suntikan kepercayaan diri.
Lini depan Vardar tetap mengandalkan Goran Zakarić yang telah mencatat satu gol dan dua asis di Eropa musim ini. Pertandingan akan mempertemukan dua formasi berbeda: Riga FC dengan skema 5-4-1 arahan Adrian Gula, sementara Vardar mengusung 4-2-3-1 racikan Cristian Fabbiani.
Artikel Terkait
Riga FC Taklukkan Vardar 3-2 di Skopje, Raih Kemenangan Tandang Perdana di Eropa dalam Empat Tahun
Riga FC Raih Kemenangan Perdana di Laga Tandang Eropa Setelah Empat Tahun