Kaca gedung Badan Gizi Nasional (BGN) di Jalan Kebon Sirih 1, Jakarta Pusat, yang pecah pada Kamis (9/7) bukanlah kejadian pertama. Pihak pengelola mengungkapkan insiden serupa rutin terjadi setiap satu hingga dua tahun sekali.
Pantauan di lokasi pada sore hari menunjukkan kaca yang pecah berada di panel paling bawah bagian depan gedung utama, tepat di dekat pintu lobi. Kaca tersebut masih dalam kondisi pecah dan belum diperbaiki. Polisi yang sebelumnya melakukan pengecekan sudah tidak berada di lokasi, dan suasana gedung tampak sepi karena aktivitas perkantoran telah berakhir.
Building Management BGN, Martin, mengatakan pecahnya kaca sudah beberapa kali dialami sejak beberapa tahun lalu. "1 sampai 2 tahun sekali pasti ada kaca pecah. Itu ada, buktinya ada. Lantai 5, 6, 7, 8 pernah pecah dan ini kita ganti," ujarnya di lokasi. Ia menegaskan kejadian ini tidak berkaitan dengan aksi teror maupun penembakan. "Enggak ada, enggak ada teror," katanya. Martin menyebut seluruh insiden pecah kaca terdokumentasi, termasuk yang terjadi pada 2018-2019.
Kepala Bagian Umum BGN, Naryana, menjelaskan penyebab pecahnya kaca diduga karena pemuaian akibat perbedaan suhu. "Pemuaian itu kan, kan ini kan panas, suhu panas," katanya. Terkait titik putih yang terlihat pada kaca, ia menjelaskan hal itu merupakan karakteristik kaca tempered ketika pecah. Naryana mengatakan pada kejadian kali ini hanya satu panel kaca yang pecah, dan kaca diketahui pecah sekitar pukul 11.30 WIB.
Sebelumnya, Tim Inafis sempat berada di kantor BGN hingga sekitar pukul 15.00 WIB. Naryana juga mengaku sempat berbincang dengan Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol. Reynold Hutagalung. "Ya, ini kejadian kan karena setiap tahun kan terjadi seperti itu. Jadi kan kapan kita jadi mau pecah pun kita juga enggak tahu," ujarnya. Ia menambahkan tidak ada korban dalam insiden tersebut.
Polisi yang melakukan pengecekan langsung menemukan penyebab pecahnya kaca karena suhu yang membuat kaca memuai. "Pecahan kaca diduga karena di luar suhu yang panas dan di dalam dengan menggunakan AC sehingga memuai yang mengakibatkan kaca pecah," ucap Kombes Reynold Hutagalung. Dia membantah kemungkinan adanya penembakan. "Bukan," ucapnya.
Artikel Terkait
Kaca Kantor Badan Gizi Nasional Pecah, Polisi Sebut Akibat Pemuaian
Polisi Datangi Kantor Badan Gizi Nasional, Kaca Rusak dan Serpihan Berserakan
Mobil Dinas TNI Tabrak Rambu di Depan Gedung DPR, Lalin Macet
1.069 Personel Gabungan Disiagakan untuk Amankan Aksi Unjuk Rasa di Jakarta Pusat