Spanyol dan Portugal akan saling sikut dalam laga derbi Iberia babak 16 besar Piala Dunia 2026 di Stadion AT&T, Arlington, Texas, Senin (6/7) waktu setempat. Pertandingan ini menjadi pembuka fase gugur yang mempertemukan generasi emas baru Spanyol dengan skuad veteran Portugal. Pemenang laga ini akan melaju ke perempat final untuk menghadapi Amerika Serikat atau Belgia di Los Angeles.
Spanyol melaju ke babak 16 besar setelah menjuarai Grup H dengan tujuh poin, lalu menumbangkan Austria 3-0 di babak 32 besar. Sementara itu, Portugal lolos sebagai runner-up Grup J dengan lima poin dan menang tipis 2-1 atas Kroasia di babak sebelumnya.
Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan perhatian khusus kepada kapten Portugal, Cristiano Ronaldo, yang kini berusia 41 tahun namun tetap dinilai berbahaya.
"Saya mengagumi Cristiano dan orang-orang seperti dia, yang memiliki karakter dan ambisi. Dia adalah teladan bagi semua orang," kata De la Fuente.
Ia menambahkan bahwa penyerang Al-Nassr itu mampu menentukan hasil pertandingan dalam sekejap.
"Dengan bakat dan kelas yang dimilikinya, dia bisa menentukan hasil pertandingan kapan saja. Saya lebih suka jika dia tidak bermain, tetapi saya yakin dia akan turun ke lapangan dan kami akan menikmati penampilan salah satu pemain terbaik dalam sejarah, serta berusaha untuk mengungguli dia dan timnya," ujarnya.
Pernyataan tersebut sekaligus merespons spekulasi yang menilai kehadiran Ronaldo justru memperlambat performa tim asuhan Roberto Martinez.
"Dengan Cristiano, Anda tidak boleh pernah berpuas diri," tegas De la Fuente.
Laga sistem gugur ini dianggap layaknya final yang tidak memberi ruang bagi kesalahan.
"Anda tidak boleh memberi kelonggaran sedikit pun kepada pemain sepak bola brilian seperti ini, tetapi saya percaya pada para pemain belakang kami. Kita akan lihat siapa yang lebih kuat dalam pertarungan ini; saya yakin kami akan mengendalikan semua situasi ini," ujar De la Fuente.
Catatan pertemuan menunjukkan Spanyol mendominasi dengan 19 kemenangan dari 42 laga melawan Portugal, sementara Portugal hanya menang 7 kali dan 16 laga berakhir imbang.
"Saya rasa pertandingan ini akan sangat berbeda, bukan hanya dari segi sepak bola," kata De la Fuente. Meski kedua tim memiliki filosofi permainan serupa dalam hal penguasaan bola, atmosfer Piala Dunia memberikan tekanan tersendiri.
"Ide sepak bola kami serupa; kami sama-sama suka menguasai bola. Namun, ini adalah Piala Dunia, dan Piala Dunia adalah kesempatan yang unik," ujarnya.
Di sisi lain, laga ini diprediksi menjadi Piala Dunia terakhir bagi Ronaldo setelah sang adik mengonfirmasi bahwa ia akan pensiun dari tim nasional setelah turnamen usai.
"Baik saya bermain atau tidak, saya akan selalu memiliki peran penting di tim nasional ini. Saya akan pensiun ketika saya mau, bukan ketika kalian menginginkannya," kata Ronaldo.
Sementara itu, penyerang muda Spanyol berusia 18 tahun, Lamine Yamal, menyatakan kesiapannya membawa La Roja melangkah lebih jauh setelah pulih dari cedera hamstring.
"Saya ingin melaju melewati babak-babak dan menang bersama Spanyol. Kami tidak takut pada tim mana pun. Kami adalah Spanyol. Piala Dunia dimulai sekarang," ujar Yamal.
Di Indonesia, hak siar pertandingan ini dipegang oleh TVRI, yang akan menayangkan secara langsung melalui TVRI Nasional dan TVRI Sport HD.
Artikel Terkait
Derbi Semenanjung Iberia: Spanyol vs Portugal di 16 Besar Piala Dunia 2026
Spanyol Waspadai Ancaman Ronaldo di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Timnas Meksiko Kembalikan Jam Tangan Mewah dari YouTuber Usai Tersingkir di Piala Dunia 2026
Portugal vs Spanyol di 16 Besar Piala Dunia 2026: Duel Megabintang Perebut Tiket Perempat Final