Konser Denny Caknan Ricuh, 21 Orang Luka-Luka Akibat Pintu Gerbang Jebol

- Senin, 06 Juli 2026 | 18:15 WIB
Konser Denny Caknan Ricuh, 21 Orang Luka-Luka Akibat Pintu Gerbang Jebol

Sebanyak 21 orang mengalami luka-luka setelah konser Denny Caknan di Surabaya Expo Center, Minggu (5/7/2026), berujung ricuh. Kerusuhan dipicu oleh aksi penonton di luar area yang memaksa masuk hingga menyebabkan pintu gerbang jebol.

Konser yang digelar di Creatif Hub Surabaya Expo Center itu mulai dibuka untuk penonton sekitar pukul 16.00 WIB. Petugas keamanan dan Satpol PP Surabaya melakukan pemeriksaan tiket saat pintu dibuka. MC mulai menyapa penonton pada pukul 16.15 WIB, dan acara berlangsung tertib hingga pukul 19.00 WIB.

Namun, situasi berubah pada pukul 19.27 WIB ketika sekelompok penonton dari luar tiba-tiba memaksa masuk. Pintu gerbang tidak mampu menahan desakan massa dan akhirnya jebol. Akibatnya, lapangan menjadi penuh sesak. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.57 WIB, dan beberapa menit kemudian, pada pukul 20.13 WIB, sejumlah penonton mulai pingsan.

Denny Caknan dijadwalkan tampil pada pukul 20.20 WIB. Mengetahui kericuhan, petugas segera turun tangan dan menyekat pintu masuk. Acara akhirnya berakhir kondusif pada pukul 21.45 WIB.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Surabaya, Eddy Christijanto, menyayangkan kejadian tersebut. "Jebolnya pagar pembatas itu disebabkan adanya aksi dorong penonton yang menyaksikan pertunjukan musik di SUBEC," ujarnya, Senin (6/7/2026).

Akibat kericuhan, 21 orang terluka. Sebanyak 12 korban, termasuk seorang Babinsa, dirujuk ke RS Soewandhie. Hingga Senin, satu orang sudah diperbolehkan pulang setelah menjalani perawatan. "Rujuk RSUD Soewandi 12 orang, dipulangkan 1 orang, dan sembuh di lokasi setelah ditangani tim medis ada 8 orang," ungkap AKP Hadi.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Surabaya, dr. Billy Daniel Messakh, menjelaskan kondisi korban. "Saat ini pasien yang dirawat tersisa 10 orang. Dua pasien di antaranya mengalami luka trauma akibat tertimpa pintu yang jatuh. Sementara korban lainnya ada yang terinjak di bagian perut sehingga mengalami nyeri," katanya saat memberikan pembaruan, Senin (6/7/2026). Pihak rumah sakit berharap korban lain segera pulih.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.