Direktorat Jenderal Perhubungan Darat bersama PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mematangkan persiapan operasional Jalan Tol Prambanan–Purwomartani. Ruas tol ini ditargetkan berfungsi pada periode arus mudik dan balik Lebaran 2027 untuk mengurai kemacetan di jalur nasional Solo–Yogyakarta.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyoroti kesiapan flyover exit Purwomartani. Ia menekankan pentingnya pengoperasian dua arah selama masa mudik dan arus balik.
"Setelah tadi kami lihat, progres pembangunan yang dilaksanakan oleh Jasa Marga telah memenuhi persyaratan Analisis Dampak Lalu Lintas sebagai salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan jalan tol," ujar Aan dalam keterangan resmi, Sabtu (4/7/2026).
Menurut Aan, pengoperasian ruas tol ini akan mengurangi kepadatan kendaraan yang kerap terjadi di jalan nasional Solo–Yogyakarta, terutama saat libur panjang dan musim mudik Lebaran. Sebagian arus kendaraan akan dialihkan dari jalan nasional menuju flyover Purwomartani–Candi Boko, sehingga distribusi lalu lintas menjadi lebih merata.
"Kami berharap beroperasinya tol ini nanti dapat mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat dengan mengalihkan sebagian arus kendaraan dari jalan nasional menuju flyover Purwomartani Candi Boko," katanya.
Dengan target operasional pada Lebaran 2027, flyover exit Tol Purwomartani diharapkan mendukung kelancaran, keselamatan, dan kenyamanan perjalanan. Kehadiran ruas tol ini juga diproyeksikan meningkatkan konektivitas kawasan Yogyakarta dan sekitarnya serta memperkuat jaringan transportasi di wilayah tersebut.