Timnas Norwegia memastikan tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 usai mengalahkan Senegal 3-2 di Stadion Mercedes-Benz Atlanta, Selasa (24/6) dini hari WIB. Erling Haaland menjadi bintang dengan dua golnya, menegaskan status Norwegia sebagai ancaman serius di Grup I.
Haaland Kembali Jadi Penentu
Dua gol Erling Haaland ke gawang Senegal kembali membuktikan ketajaman sang striker di pentas Piala Dunia. Penyerang Manchester City itu kini telah mengoleksi empat gol hanya dalam dua pertandingan fase grup. Ketajamannya menjadi momok tersendiri bagi pertahanan lawan di Grup I.
Pelatih Norwegia, Ståle Solbakken, memuji kemampuan anak asuhnya menghadapi tekanan Senegal di babak pertama. "Kami tahu Senegal akan tampil agresif, tetapi anak-anak mampu mengendalikan emosi dan tetap bermain sesuai rencana," ujar Solbakken dalam konferensi pers seusai pertandingan.
Dinamika Persaingan Grup I
Norwegia harus bersaing ketat dengan Prancis di puncak klasemen Grup I. Les Bleus juga mengoleksi enam poin setelah menundukkan Irak 3-0 pada laga sebelumnya. Dua pertandingan terakhir grup dipastikan berlangsung krusial bagi kedua tim.
Prancis dan Norwegia sama-sama menunjukkan performa ofensif yang impresif. Jika Prancis mengandalkan kecepatan Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele di sisi sayap, Norwegia memiliki poros permainan dari kaki Martin Odegaard. Kapten Arsenal itu menjadi pengatur serangan yang menghidupi lini depan Norwegia.
Celah di Lini Pertahanan
Meski produktif di lini depan, Norwegia menunjukkan kelemahan di sektor pertahanan. Tiga gol yang bersarang ke gawang mereka dalam dua laga fase grup menjadi sinyal yang perlu diwaspadai. Senegal berhasil menembus pertahanan Norwegia dua kali pada babak pertama.
Solbakken mengakui masih ada celah yang harus dibenahi sebelum fase gugur. "Kami kebobolan dari situasi yang seharusnya bisa diantisipasi. Ini akan menjadi fokus utama kami sebelum babak 32 besar," tegas pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Proyeksi ke Babak Gugur
Dengan tiket ke babak 32 besar sudah diamankan, Norwegia berpeluang menghadapi lawan berat tergantung posisi akhir di Grup I. Jika mampu mempertahankan performa ofensif dan memperbaiki organisasi pertahanan, Norwegia berpotensi menjadi kuda hitam Piala Dunia 2026.
Artikel Terkait
MSCI Kembali Pertahankan Status Emerging Market Indonesia, OJK Sebut Fundamental Ekonomi Jadi Daya Tarik Investor Global
Polisi Tangkap Pria di Majalaya yang Diduga Sekap dan Aniaya Kekasih hingga Buta Selama Tiga Tahun
Transjakarta Berlakukan Tarif Rp1 untuk Seluruh Layanan Hari Ini dalam Rangka HUT ke-499 Jakarta
Tuchel Kecam Strategi Defensif Ghana Usai Inggris Ditahan Imbang Tanpa Gol di Piala Dunia 2026