Argentina dan Prancis Bidik Tiket Fase Gugur Piala Dunia 2026 pada Laga Krusial Malam Ini

- Senin, 22 Juni 2026 | 18:00 WIB
Argentina dan Prancis Bidik Tiket Fase Gugur Piala Dunia 2026 pada Laga Krusial Malam Ini

Fase grup Piala Dunia 2026 memasuki titik krusial pada Selasa (23/6/2026) dengan dua tim unggulan, Argentina dan Prancis, menjadi pusat perhatian dalam perebutan tiket cepat ke babak 32 besar. Hasil pertandingan hari ini berpotensi langsung mengubah peta persaingan di grup masing-masing, sekaligus menentukan tim mana yang akan melaju lebih awal ke fase gugur.

Rangkaian pertandingan menjadi momentum penting bagi tim-tim unggulan. Argentina akan menghadapi Austria dalam laga Grup J yang sarat gengsi, sementara Prancis dijadwalkan bertemu Irak di Grup I dengan target kemenangan beruntun. Kedua tim sama-sama berpeluang mengunci tiket fase gugur lebih awal jika mampu meraih kemenangan.

Argentina datang dengan kepercayaan diri tinggi usai menang 3-0 atas Aljazair. Hasil tersebut membuat Tim Tango berada dalam posisi ideal di klasemen Grup J, dan kemenangan atas Austria bisa membuka jalan mereka ke babak 32 besar lebih cepat. Keberadaan Lionel Messi masih menjadi tumpuan utama Argentina dalam setiap pertandingan, namun kekuatan tim tidak bisa hanya disandarkan pada sang kapten semata.

Di sektor penyerangan, Argentina masih memiliki dua nama penting, yakni Lautaro Martínez dan Julián Álvarez. Keduanya kerap menjadi pembeda melalui pergerakan cepat serta insting gol yang tajam di depan gawang lawan. Baik Martínez maupun Álvarez dikenal memiliki mobilitas tinggi yang menyulitkan lini pertahanan lawan, dan kualitas penyelesaian akhir keduanya membuat Argentina tetap berbahaya dalam berbagai skema serangan.

Dukungan kuat juga datang dari lini tengah yang menjadi fondasi permainan tim. Trio Alexis Mac Allister, Rodrigo De Paul, dan Enzo Fernández berperan besar dalam menjaga ritme permainan. Namun, Austria juga tampil meyakinkan setelah menang 3-1 atas Yordania, sehingga pertarungan ini diprediksi menjadi duel perebutan puncak klasemen sementara.

Sementara itu, di Grup I, Prancis melanjutkan misi sempurna saat menghadapi Irak. Les Bleus sebelumnya sukses mengalahkan Senegal dengan skor 3-1. Dengan kualitas skuad yang merata, Prancis kembali diunggulkan meraih tiga poin. Kombinasi pemain berpengalaman dan talenta muda membuat permainan timnas Prancis terlihat stabil di semua sektor, dan keseimbangan ini menjadi salah satu kekuatan utama Les Bleus dalam menghadapi turnamen besar.

Sorotan terbesar tentu kembali tertuju pada Kylian Mbappé. Penyerang andalan Prancis itu tampil tajam sejak laga pembuka dan terus menunjukkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik dunia saat ini. Kecepatan luar biasa, insting gol yang tajam, serta pergerakan tanpa bola yang efektif menjadikan Mbappé ancaman konstan bagi pertahanan lawan, di mana setiap ruang kecil yang terbuka bisa berubah menjadi peluang berbahaya.

Namun, kekuatan Prancis tidak berhenti pada satu nama. Di lini serang, mereka masih memiliki banyak opsi yang sama berbahayanya. Ousmane Dembélé dan Bradley Barcola memberikan variasi serangan dari sektor sayap dengan dribel cepat dan eksplosif, sehingga pola serangan Prancis menjadi lebih sulit ditebak. Di lini tengah, Aurelien Tchouaméni, Adrien Rabiot, dan N’Golo Kanté menjadi pengatur ritme sekaligus penyeimbang permainan, menghadirkan perpaduan antara kreativitas, kekuatan fisik, dan disiplin bertahan yang solid.

Irak sendiri berada dalam tekanan setelah kalah 1-4 dari Norwegia. Jika kembali kalah, peluang mereka menuju fase gugur akan semakin menipis. Di sisi lain, pertandingan lain mempertemukan Norwegia dan Senegal di Grup I. Norwegia datang dengan modal kemenangan besar atas Irak di laga pertama, dan ketajaman lini depan mereka menjadi ancaman serius bagi lawan. Sementara Senegal wajib bangkit setelah tumbang dari Prancis, karena kekalahan kedua bisa membuat langkah mereka di turnamen semakin berat.

Laga Grup J lainnya mempertemukan Yordania melawan Aljazair. Kedua tim sama-sama belum meraih poin dari laga pembuka Yordania kalah dari Austria, sedangkan Aljazair tumbang dari Argentina. Situasi ini menjadikan laga sebagai duel hidup-mati di fase grup, karena kekalahan kedua akan membuat peluang lolos semakin menipis drastis.

Matchday kedua selalu menjadi titik krusial dalam turnamen besar seperti Piala Dunia. Tim yang mampu mengumpulkan enam poin dari dua laga biasanya berada di posisi aman. Argentina dan Prancis berpeluang besar menjadi tim pertama yang mengunci tiket fase gugur, dan hasil ini akan menentukan arah persaingan di Grup I dan J. Bagi penggemar sepak bola, jadwal hari ini menjadi salah satu yang paling dinanti.

Berikut jadwal lengkap pertandingan pada Selasa, 23 Juni 2026 WIB:

00.00 WIB/01.00 Wita: Argentina vs Austria (Grup J). Prediksi skor: Sportsmole memperkirakan Argentina 2-1 Austria, Whoscored memprediksi Argentina 2-0 Austria, dan Sports Illustrated meramalkan Argentina 2-1 Austria.

04.00 WIB/05.00 Wita: Prancis vs Irak (Grup I). Prediksi skor: Sportsmole memperkirakan Prancis 4-0 Irak, Whoscored memprediksi Prancis 2-0 Irak, dan Sports Illustrated meramalkan Prancis 4-0 Irak.

07.00 WIB/08.00 Wita: Norwegia vs Senegal (Grup I). Prediksi skor: Sportsmole memperkirakan Norwegia 2-2 Senegal, Whoscored memprediksi Norwegia 2-1 Senegal, dan Sports Illustrated meramalkan Norwegia 2-2 Senegal.

10.00 WIB/11.00 Wita: Yordania vs Aljazair (Grup J). Prediksi skor: Sportsmole memperkirakan Yordania 1-3 Aljazair, Whoscored memprediksi Yordania 1-1 Aljazair, dan Sports Illustrated meramalkan Yordania 1-3 Aljazair.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar