Ribuan warga yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Jakarta menggelar aksi damai di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada hari ini. Mereka menyuarakan dukungan penuh kepada pemerintah untuk melanjutkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sekaligus mendesak penegakan hukum yang tegas terhadap para koruptor.
Aksi tersebut mengusung tema “Lanjutkan MBG dan Tangkap Koruptor serta Oligarki Beserta Kaki Tangannya”. Dalam keterangan yang diterima media, para peserta menilai program MBG memberikan manfaat nyata bagi berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, lansia, hingga ibu hamil sebagai kelompok penerima.
“Oleh sebab itu, kami dari Aliansi Masyarakat Jakarta Timur hari ini hadir dengan kurang lebih 50 ribu orang, dengan satu suara dan kompak untuk mendukung pemerintahan Presiden Prabowo untuk terus melanjutkan program-program unggulan yang pro-rakyat seperti MBG,” demikian bunyi pernyataan yang diterima, Senin (22/6/2026).
Menurut aliansi tersebut, program MBG tidak hanya bermanfaat dalam pemenuhan gizi, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat. Mereka mencatat bahwa program ini telah menyerap lebih dari 1,2 juta tenaga kerja dan memberdayakan ribuan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di berbagai wilayah Indonesia.
“Selain bermanfaat untuk pemenuhan gizi anak sekolah, ibu hamil dan lansia, program MBG ini juga telah menyerap tenaga kerja hingga 1,2 juta lebih, telah memberdayakan ribuan pengusaha UMKM di berbagai wilayah seluruh Indonesia,” kata perwakilan aliansi.
Di sisi lain, massa aksi juga mendorong pemerintah untuk memperkuat pemberantasan korupsi. Mereka secara khusus meminta Presiden untuk menindak para koruptor beserta jaringan oligarki yang dinilai telah merugikan masyarakat.
“Kami minta kepada presiden agar menangkap dan memenjarakan semua para koruptor serta oligarki dan kaki tangannya yang selama ini telah menyengsarakan masyarakat Indonesia,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.
Aliansi Masyarakat Jakarta juga mengajak seluruh elemen bangsa, termasuk mahasiswa, untuk terus mendukung program-program yang berpihak kepada rakyat serta mengawal upaya pemberantasan korupsi. Mereka menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari cita-cita menuju Indonesia yang adil, makmur, dan sejahtera, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.
Artikel Terkait
MotionTrade Rincikan Ciri Penipuan CS Palsu yang Incar Data Nasabah
Prancis Catat Malam Terpanas dalam Tujuh Tahun, 49 Departemen Siaga Merah Gelombang Panas
Rumah Adat di Kompleks Monumen Sisingamangaraja XII Medan Ludes Terbakar, Polisi Selidiki Penyebab
Stasiun KRL JIS Resmi Beroperasi, Pramono Targetkan Kurangi Kemacetan saat Konser dan Pertandingan