Dishub DKI Koordinasi dengan Pengelola Gedung Sediakan Lahan Parkir Khusus Ojol

- Minggu, 21 Juni 2026 | 16:55 WIB
Dishub DKI Koordinasi dengan Pengelola Gedung Sediakan Lahan Parkir Khusus Ojol

Viralnya aksi petugas mengangkut motor seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Sulis Agung Wibowo di Jakarta Timur mendorong Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi DKI Jakarta untuk segera berkoordinasi dengan pihak pengelola gedung. Langkah ini diambil guna memfasilitasi ketersediaan lahan parkir khusus bagi para pengemudi ojol di berbagai gedung dan pusat perbelanjaan.

Kepala Dishub DKI Jakarta, Budi Awaluddin, mengungkapkan bahwa Sulis sempat menitipkan pesan agar ke depannya ada kerja sama yang solid antara komunitas ojol, pengelola gedung, dan Dishub. “Beliau menitipkan pesan agar ke depannya ada kerja sama antara komunitas ojek online (ojol), pihak pengelola gedung, dan Dinas Perhubungan untuk memfasilitasi ketersediaan tempat parkir di gedung-gedung atau mal,” ujar Budi kepada wartawan di Balai Kota, Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Menindaklanjuti hal tersebut, Dishub Jakarta berencana menggelar rapat dengan mengundang perwakilan komunitas ojol dan operator. “Kami akan segera mengoordinasikan hal ini dan mengadakan rapat dengan mengundang teman-teman komunitas ojol serta operator agar aturan ini dapat diterapkan dengan baik,” tuturnya.

Di sisi lain, Budi menegaskan bahwa ke depannya setiap penindakan di lapangan akan mengedepankan nilai-nilai humanis. Hal ini sesuai dengan arahan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. “Penertiban akan terus kami lanjutkan dengan mengedepankan arahan Bapak Gubernur, yaitu secara humanis. Kami akan melakukan pendekatan persuasif dan dialogis saat melakukan penertiban di lapangan,” jelasnya.

Namun, Budi mengakui bahwa hambatan utama dalam mewujudkan fasilitas parkir bagi ojol adalah masalah komunikasi. Pihaknya akan terus berkoordinasi dengan komunitas ojol dan pemilik gedung untuk mencari solusi terbaik. “Lalu yang apa sih yang menjadi kendala selama ini? Ya, ini komunikasi ini ya mungkin ini adalah juga seperti tadi kami sampaikan suatu pembelajaran ya, ada hikmah di balik itu. Dan ini yang akan kita koordinasikan karena kami melibatkan nanti komunitas dan juga operator dan juga para pemilik gedung,” ungkapnya.

Selain itu, ia juga menyoroti minimnya lahan parkir di sejumlah stasiun. “Ya, dan juga kadang di beberapa stasiun masih belum ada tempat juga ya. Nah, ini yang akan kita coba diskusikan, mudah-mudahan ada titik temu dan bisa diwujudkan ya demi Jakarta yang lebih baik lagi nanti,” tambahnya.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Tags