Trump Resmi Luncurkan Pesawat Kepresidenan Baru Boeing 747-8 Hadiah dari Qatar

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 17:40 WIB
Trump Resmi Luncurkan Pesawat Kepresidenan Baru Boeing 747-8 Hadiah dari Qatar

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara resmi memperkenalkan pesawat kepresidenan baru yang akan menggantikan Air Force One, yaitu sebuah Boeing 747-8 yang diterima sebagai hadiah dari pemerintah Qatar tahun lalu. Acara peluncuran berlangsung di Pangkalan Gabungan Andrews, pangkalan militer di luar Washington yang selama puluhan tahun berfungsi sebagai bandara utama bagi pesawat presiden.

Dalam sambutannya di hadapan para pejabat Angkatan Udara dan kerumunan anggota militer, Trump menyebut pesawat tersebut sebagai yang paling istimewa yang pernah ada. “Tidak akan pernah ada yang seperti ini. Ini sangat unik. Ini dianggap sebagai pesawat paling mewah di dunia,” ujarnya.

Trump juga menjelaskan bahwa hanggar tempat acara digelar harus dibangun secara khusus untuk menampung jet baru yang jauh lebih besar dibandingkan pendahulunya. Sementara itu, pesawat tersebut rencananya akan memimpin sebuah pameran udara besar di atas Washington pada 4 Juli mendatang, bertepatan dengan peringatan 250 tahun kemerdekaan Amerika Serikat.

Pemerintah AS telah menghabiskan waktu setahun terakhir untuk memodifikasi jet jumbo Qatar tersebut agar sesuai dengan standar kepresidenan. Pesawat ini akan digunakan sebagai kendaraan udara presiden sementara, hingga armada pesawat Boeing yang baru dikirim ke Angkatan Udara pada tahun 2028.

Di sisi lain, langkah Trump menerima hadiah pesawat dari pemerintah asing menuai kritik. Sejumlah pihak menilai hal itu berpotensi menimbulkan konflik kepentingan atau risiko keamanan. Namun, Presiden Trump secara tegas menolak kritik tersebut dan membela keputusan penerimaan hadiah itu.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar