Siswi SMAN 6 Jakarta Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Ayahnya Tersangkut Kabel Melintang di Kebayoran Baru

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:25 WIB
Siswi SMAN 6 Jakarta Tewas Terlindas Bus Sekolah Usai Motor Ayahnya Tersangkut Kabel Melintang di Kebayoran Baru

Kecelakaan lalu lintas yang merenggut nyawa seorang siswi kelas X SMAN 6 Jakarta terjadi di Jalan Leuser, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, pada Kamis (18/6/2026) dini hari, sekitar pukul 05.30 WIB. Korban, NAEP (16), yang saat itu dibonceng ayahnya menuju sekolah, tewas setelah sepeda motor yang mereka tumpangi tersangkut kabel seling yang melintang rendah, kemudian terjatuh dan terlindas bus sekolah yang melintas di lokasi yang sama.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada Sabtu (20/6/2026) siang, tiang listrik yang menjadi titik tempat kabel melintang tersebut berada di sisi kanan jalan. Kabel yang sebelumnya menjuntai hingga ke bahu jalan kini sudah tidak tampak lagi. Petugas dilaporkan telah merapikan kabel tersebut tidak lama setelah peristiwa nahas itu terjadi. Meski demikian, kabel listrik masih terlihat melintang di bagian atas jalan, menumpuk di antara pepohonan, dan posisinya tampak lebih rendah dibandingkan ranting-ranting pohon di sekitar lokasi.

Seorang warga setempat, Ferdi (33), mengaku tidak menyaksikan langsung kecelakaan tersebut. Namun, ia menyebut bahwa sebelum dirapikan, kabel itu memang berada pada posisi yang cukup rendah dan membahayakan pengendara.

"Kabelnya melilit di tiang listrik, katanya sih kena stangnya, nyangkut. Infonya, sopir (korban) miring pengen nyalip, stangnya masuk ke kabel, jatuh, terus mental ke kolong bus," ujar Ferdi saat ditemui di lokasi.

Ferdi menambahkan, kabel tersebut sebelumnya hanya diikat menggunakan tali rafia. "Ada emang (kabel di) tiang listriknya itu diikat sama tali rafia. Tingginya se-stang motor lah," katanya.

Selain faktor kabel yang melintang, Ferdi juga menyoroti kondisi jalan yang sempit akibat banyaknya bus sekolah yang kerap parkir atau ngetem di bahu jalan setiap pagi. Namun, pascakejadian, bus-bus kuning tersebut sudah tidak lagi terlihat berjejer di Jalan Leuser.

"Mohon maaf, ya ganggu sebenarnya bus sekolah di sini. Markir di sini, jadi jalannya jadi sempit, orang mobil pada ke tengah semua. Tapi setelah kejadian ini, sudah enggak pernah markir sini lagi dia," tutur Ferdi.

Senada dengan Ferdi, Surya (29), seorang pedagang di sekitar lokasi, menyebut bahwa petugas PLN langsung merapikan kabel tidak lama setelah kecelakaan terjadi. "Sekitar jam setengah 12-an (siang) masih di sini standby, kayak petugas PLN. Pas saya ke sini jam 11 siang sudah beres, sudah rapi semua," kata Surya.

Kronologi kecelakaan bermula ketika NAEP berangkat dari kediamannya di Ciledug menuju SMAN 6 Jakarta dengan diantar oleh ayahnya, DJ. Sepeda motor yang mereka tumpangi melintas di Jalan Leuser, tepat di depan Taman Leuser. Setang motor diduga tersangkut kabel yang melintang dan menjorok ke badan jalan, sehingga kendaraan oleng dan pengendaranya terjatuh.

"Ketika melewati Jalan Leuser, persis di depan taman, ada kabel yang melintang, agak menjorok ke jalan, sehingga setang motor pengendara tersebut jadi nyangkut, kemudian oleng, sehingga jatuh, dan pada saat jatuh itu, yang dibonceng menjadi korban meninggal dunia," papar Camat Kebayoran Baru, Rachmat Mulyadi, sebagaimana dikutip dari Antara.

Setelah terjatuh, kendaraan tersebut diduga sempat bersenggolan dengan bus sekolah yang melintas. Namun, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Penanganan kasus kecelakaan lalu lintas ini telah dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Selatan.

"Untuk masalah selanjutnya, disinyalir di belakang, katanya juga bersenggolan dengan bus sekolah. Untuk laka lantas (kecelakaan lalu lintas) sudah ditangani oleh Polres Metro Jakarta Selatan," ungkap Rachmat.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar