Kementerian PU Siapkan Sumur Dalam dan Perkuat Irigasi Antisipasi El Nino 2026-2027

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 12:20 WIB
Kementerian PU Siapkan Sumur Dalam dan Perkuat Irigasi Antisipasi El Nino 2026-2027

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyiapkan langkah antisipasi menghadapi fenomena El Nino yang diprediksi terjadi pada periode 2026-2027 dengan menambah sumur dalam dan memperkuat jaringan irigasi tersier. Langkah ini diambil untuk mencegah kekeringan yang berpotensi melanda berbagai wilayah dan mengancam sektor pertanian.

Menteri PU, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa penambahan sumur dalam menjadi prioritas utama untuk menjaga ketersediaan air saat musim kemarau panjang. Menurutnya, sumber air tanah yang dibor dapat menjadi solusi agar pasokan air untuk irigasi tetap stabil meskipun curah hujan menurun drastis.

"El Nino ini kita tambah dengan banyaknya bor sumur dalam, supaya walaupun dia kering, air yang keluar dari air tanah ini tidak berhenti, tidak kemudian menghilang karena kemarau panjang. Tetap ada khusus untuk air tanah yang kita bor, yang diperuntukkan untuk irigasi," ujarnya, Jumat (19/6/2026).

Di sisi lain, Dody juga meminta agar pembangunan irigasi tersier diperkuat. Hal ini bertujuan agar distribusi air ke lahan pertanian lebih efektif hingga mencapai area persawahan yang paling jauh. Ia mengkritik pendekatan sebelumnya yang dinilai kurang optimal dalam mengalirkan air.

"Saya minta ditambah irigasi tersier supaya air yang mengalir dan keluar dari tanah ini mengalirnya itu sampai sawah yang terjauh dan efektif irigasi. Selama ini cuma dialirin gitu aja. Saya kritisi teman-teman di sumber daya air, jangan cuma membuat air dan dialirin gitu aja, nanti kasihan anak-anak cucu kita, mereka tidak dapat air," lanjutnya.

Untuk memperkuat mitigasi dampak El Nino, Kementerian PU juga akan membentuk Satuan Tugas (Satgas) khusus. Dody menjelaskan, dampak fenomena ini tidak hanya mengancam sektor pertanian akibat berkurangnya pasokan air irigasi, tetapi juga berpotensi memengaruhi layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) serta kondisi bendungan di sejumlah daerah.

"Kenapa harus ada Satgas? Karena yang terdampak tidak hanya masalah irigasi dan sawah yang tidak mendapatkan suplai air karena kekeringan, tapi juga mungkin di beberapa titik SPAM kita juga mungkin akan kekeringan," katanya.

Menurutnya, keberadaan Satgas akan membantu pemerintah mengoordinasikan langkah-langkah antisipasi dan penanganan dampak El Nino secara lebih terintegrasi. Dengan demikian, kebutuhan air masyarakat dan sektor pertanian tetap terjaga selama periode kemarau yang diprediksi akan berlangsung panjang.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar