Konser BTS di Jakarta Diperpanjang Jadi Tiga Hari, Pramono: Bukti Kepercayaan pada Ibu Kota

- Sabtu, 20 Juni 2026 | 02:30 WIB
Konser BTS di Jakarta Diperpanjang Jadi Tiga Hari, Pramono: Bukti Kepercayaan pada Ibu Kota

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengumumkan bahwa konser grup K-Pop BTS di Jakarta akan diperpanjang menjadi tiga hari, dari sebelumnya yang hanya direncanakan dua hari. Keputusan ini diambil sebagai bentuk kepercayaan terhadap Jakarta sebagai tuan rumah penyelenggara acara berskala internasional.

Pramono menyampaikan bahwa jadwal konser grup asal Korea Selatan itu akan berlangsung pada 26, 27, dan 29 Desember 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK). Penambahan hari ini, menurut dia, menjadi indikator bahwa Jakarta kini dipercaya oleh penyelenggara acara global.

"Saya yang senang adalah sekarang orang mempunyai trust, kepercayaan kepada Jakarta. Ini menunjukkan bahwa salah satu ukuran utamanya adalah ketika panggung-panggung dunia hadir di Jakarta dan mereka merasa aman, nyaman, dan sebagainya," kata Pramono di Jakarta Pusat, Jumat (19/6/2026).

Di sisi lain, ia menekankan bahwa sektor ekonomi kreatif kini menjadi salah satu mesin baru pertumbuhan ekonomi Jakarta. Perkembangan ini, menurutnya, berlangsung sangat pesat berkat dorongan ekonomi digital dan kecerdasan buatan (AI) yang mengubah wajah kota-kota besar di dunia.

“Ekonomi kreatif itu merupakan new engine. Di dalamnya ada digital economy, ada artificial intelligence yang sekarang itulah yang merubah wajah dari sebuah kota,” ujar dia.

Pramono pun berharap semakin banyaknya acara internasional akan memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi di Ibu Kota. Ia meyakini akan terjadi peningkatan signifikan pada sektor perhotelan, transportasi, kuliner, hingga pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).

"Maka pasti kontribusi kepada ekonomi di Jakarta ini secara signifikan," kata dia.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar