Wali Kota Makassar Jagokan Inggris Juara Piala Dunia, Sebut Komposisi Tim Ideal

- Jumat, 19 Juni 2026 | 07:00 WIB
Wali Kota Makassar Jagokan Inggris Juara Piala Dunia, Sebut Komposisi Tim Ideal

Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, secara terang-terangan menjagokan Timnas Inggris sebagai calon kuat juara Piala Dunia edisi kali ini. Keyakinan tersebut bukanlah sekadar pernyataan politik sesaat, melainkan buah dari kecintaannya yang sudah lama terpupuk terhadap sepak bola Inggris.

Pria yang juga pernah menjabat sebagai CEO PSM Makassar ini diketahui telah lama mengidolakan The Three Lions, baik dalam ajang Piala Eropa maupun Piala Dunia. Ketertarikannya bukan tanpa alasan yang mendalam. Menurut Munafri, skuad asuhan Gareth Southgate saat ini memiliki komposisi ideal yang sulit ditandingi.

“Inggris itu selalu punya pemain muda yang dikombinasikan dengan pemain senior. Mereka selalu bisa memberikan kejutan. Mudah-mudahan tahun ini bisa lebih maksimal,” ungkapnya.

Ia menilai perpaduan antara talenta muda yang energik dan pemain senior yang sarat pengalaman menjadi resep ampuh untuk menghadirkan kejutan di setiap turnamen besar. Dukungan terhadap Inggris, lanjutnya, bukan hanya sebatas ucapan di atas kertas. Munafri mengaku hampir selalu mengoleksi jersey tim nasional Inggris setiap kali pesta sepak bola terbesar di dunia itu bergulir.

“Saya hampir setiap Piala Dunia punya jersey Inggris,” imbuhnya.

Di sisi lain, orang nomor satu di Kota Makassar itu membeberkan alasan fundamental lain di balik pilihannya. Baginya, Inggris telah menjadi kiblat sepak bola global dalam beberapa dekade terakhir. Ia meyakini supremasi Liga Inggris sebagai kompetisi terbaik di dunia menjadi modal berharga bagi para pemainnya untuk tampil percaya diri di panggung internasional.

”Inggris ini kan liganya bagus, terbaik di dunia. Kiblat sepak bola bisa kita lihat di sana. Jadi saya yakin, itu menjadi modal yang baik untuk langkah jauh mereka di Piala Dunia kali ini,” ucapnya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar